SEMARAPURA,radarbali.id - Sebuah video berdurasi satu menit yang memperlihatkan seorang pemuda Ngakan Made Aris Putra, 19 dan pemudi Ni Ketut Julia Sinta, 21 viral di media sosial.
Itu saat berada di rumah warga lantaran ketakutan dikejar diduga begal saat mengemudi di Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan pada Rabu (21/2) dini hari tersebut viral beberapa hari terakhir.
Lantaran menciptakan keresahan, pihak kepolisian telah turun tagan untuk melakukan penyelidikan.
Adapun berdasarkan penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Klungkung, didapatkan rekaman CCTV terkait kejadian yang diduga percobaan pembegalan tersebut.
Di mana dalam rekaman CCTV tersebut Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP. A.A Made Suantara, Senin (26/2) membenarkan bila ada pengendara motor membonceng seorang laki-laki membawa senjata tajam berupa parang.
Hanya saja pengemudi tersebut melaju biasa saja dan tidak terekam mereka mengancungkan sajam.
“Justru yang terekam di CCTV itu, mereka (Putra dan Sinta dengan kendaraannya masing-masing, red) menyalip pengendara yang membawa parang tersebut,” terangnya.
Dia menduga Putra dan Sinta mengalami ketakutan atas asumsinya sendiri terhadap keberadaan pengendara membawa parang tersebut.
Sementara itu, dia memperkirakan pengemudi itu membawa parang berkaitan dengan aktivitas pembuatan ogoh-ogoh.
Baca Juga: Partai Gerindra Bali Bagikan 125 Ekor Babi, De Gadjah: Ini Tradisi Setiap Enam Bulan
“Jadi mereka (Putra dan Sinta) mengalami ketakutan sendiri. Kami belum bertemu dengan pengendara yang membawa parang tersebut. Tetapi berdasarkan rekaman CCTV, yang membawa parang ini berboncengan biasa,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan