SEMARAPURA, Radar Bali.id- Kabupaten Klungkung memiliki panjang jalan kabupaten sebesar 464 kilometer (km). Dari jumlah tersebut, sekitar 367,5 kilometer (km) dalam kondisi baik, sedang 34 km, rusak ringan 54,5 km dan rusak berat 8,5 km.
Menurutnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Made Jati Laksana, jalan rusak berat banyak berada di Kecamatan Nusa Penida.
Itu karena arus lalu lintas di kecamatan tersebut cukup tinggi lantaran imbas kunjungan wisatawan. Selain itu, jalan di Nusa Penida rawan rusak lantaran belum adanya beton pengaman. “Penyebab belum dibetonnya jalan di Nusa Penid itu karena kendala di anggaran,” ujarnya.
Lantaran anggaran yang terbatas, rencananya ada empat ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini melalui APBD Tahun 2024 sebesar Rp15 miliar.
Ruas jalan tersebut, yakni ruas jalan Jungutbatu-Klatak sepanjang 2,15 km, Besang-Selisihan sepanjang 4,6 km, Takmung-Lepang sepanjang 1,2 km dan Jalan Setra Tinon menuju Polsek Klungkung sepanjang 0,9 km.
Mengingat anggaran yang terbatas, Pemkab Klungkung berupaya mengajukan usulan peningkatan ruas jalan ke pemerintah pusat.
Ada lima ruas jalan di Nusa Penida yang diusulkan mendapat pembiayaan peningkatan jalan melalui dana Inpres (instruksi presiden) dari pemerintah pusat, yakni ruas jalan Desa Bunga Mekar-Pura Kalibun sepanjang enam km.
Ruas jalan ini merupakan ruas jalan utama menuju destinasi wisata populer di Nusa Penida, seperti Pantai Kelingking, Broken Beach, dan Angle Billabong.
Jalan Lembongan-Tlaktak sepanjang 4,5 km yang merupakan ruas jalan utama di Pulau Lembongan. Jalan Banjarangkan-Tohpati sepanjang 9 km, serta jalan Dusun Banda-Desa Nyanglan, dan jalan Lingkungan Besang-Desa Selisihan.
“Dari lima ruas jalan yang kami usulkan, hanya dua ruas yang disetujui. Yakni Jalan Desa Bunga Mekar-Pura Kalibun dan Jalan Lembongan-Tlaktak,” jelasnya.
Di beberkannya alokasi anggaran untuk perbaikan ruas jalan Desa Bunga Mekar-Pura Kalibun sepanjang enam km mencapai Rp36 miliar. Sementara Jalan Lembongan-Tlaktak sepanjang 4,5 kilometer dianggarkan sekitar Rp20 miliar. “Nanti ruas jalan yang dibangun rigid atau beton, seperti Jalan By Pass (Ida Bagus Mantra, Red),” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita