SEMARAPURA, Radar Bali.id- Perpustakaan Daerah Kabupaten Klungkung sebagai satu-satunya perpustakaan umum milik Pemkab Klungkung membutuhkan koleksi buku baru setiap tahun.
Menghadirkan koleksi buku dengan penjualan terbaik di setiap tahunnya menjadi salah satu trik untuk menarik minat masyarakat membaca buku.
Hanya saja menurut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, Perpustakaan Daerah Klungkung tidak mendapat jatah buku baru tahun ini.
Padahal tahun lalu, pihaknya telah mengusulkan pengadaan buru baru untuk tahun ini ke pemerintah pusat.
“Kami mengusulkan buku baru ke pemerintah pusat dengan anggaran bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp300 juta,” katanya.
Dikatakan, pengadaan buku baru penting dilakukan setiap tahunnya untuk menarik minat masyarakat membaca.
Selain itu juga untuk menambah pengetahuan atau ilmu baru kepada para pembaca. Biasanya pengadaan buku baru merupakan buku-buku dengan penjualan terbaik di tahun tersebut.
Menurutnya idealnya satu buku dibaca tiga orang, termasuk tiga buku baru bisa dibaca oleh satu orang setiap tahunnya.
“Dari gambaran ini, jelas koleksi kami kurang jauh dan buku baru harus terus ditambah,” terangnya.
Untuk itu besar harapannya usulan pengadaan buku baru di tahun 2024 yang belum bisa dipenuhi dapat menjadi usulan prioritas di tahun 2025.
Lebih lanjut diungkapkannya jumlah koleksi judul buka Perpustakaan Daerah Klungkung per tahun 2021 sebayak 10.635 judul dengan jumlah sebanyak 19.192 eksemplar. [*]
Editor : Hari Puspita