SEMARAPURA, Radar Bali.id- Nelayan Pantai Segara, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan sedang merasakan panen ikan sejak beberapa bulan terakhir ini. Saking melimpahnya hasil tangkapan, ada sejumlah nelayan yang nekat melaut saat cuaca sedang tidak bersahabat.
I Ketut Subrata, seorang nelayan di Pantai Segara mengungkapkan tangkapan ikan meningkat sejak Agustus tahun lalu hingga saat ini.
Dia tidak tahu pasti penyebab tangkapan ikan melimpah sejak beberapa bulan terakhir ini. Sebab biasanya hasil tangkapan dipengaruhi oleh cuaca.
Namun saat cuaca sedang tidak baik pun, tangkapan ikan juga cukup melimpah.
“Karena ikan sedang berlimpah, sejumlah nelayan nekat melaut saat cuaca tidak bersahabat. Dan memang tangkapan ikan tetap melimpah di tengah cuaca yang tidak bagus,” katanya.
Dia mengungkapkan sempat mendapat hasil tangkapkan sebanyak 400 ekor beberapa munggu lalu. Padahal biasanya sekitar 100-200 ekor, bahkan pernah tidak dapat sama sekali. “Jadi senang melaut kalau hasil tanggapan banyak,” ujarnya.
Komang Sudharma, nelayan lainnya pun mengungkapkan hal serupa. Dikatakannya, ada saja nelayan yang nekat melaut saat cuaca buruk seperti angin kencang saat ikan melimpah seperti saat ini. Untungnya buruknya cuaca tidak sampai mengancam keselamatan nelayan yang nekat melaut.
Terkait harga ikan di tengah melimpahnya hasil tangkapan, dikatakannya sempat terjadi penurunan harga yang cukup signifikan.
Terutamanya terhadap harga ikan tongkol. Di mana ikan tongkol yang biasanya harganya berkisar Rp 3 ribu per ekor, menjadi Rp500 per ekor sekitar tiga bulan yang lalu.
“Sekarang harganya sudah berangsur normal kembali. Nelayan di sini semangat sekali melaut,” tandasnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali