Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pemkab Klungkung Ajukan Revitalisasi Dua Pasar ke Kementerian, Ini Penyebabnya

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Jumat, 10 Mei 2024 | 04:05 WIB
PERLU PERBAIKAN : Kondisi Blok C  Pasar Umum Semarapura saat terkena musibah banjir. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)
PERLU PERBAIKAN : Kondisi Blok C Pasar Umum Semarapura saat terkena musibah banjir. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)

 

SEMARAPURA, RadarBali.id-  Klungkung kembali mengajukan proposal revitalisasi pasar yang ada di bawah pengelolaan UPT Pasar Klungkung.

 Tidak tanggung-tanggung ada dua pasar yang diusulkan, yakni Blok C dan D Pasar Umum Semarapura, Klungkung dan Pasar Mentigi, Kecamatan Nusa Penida.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung Wayan Ardiasa, Rabu (8/5/2024) mengungkapkan, kondisi Blok C dan D Pasar Umum Semarapura serupa dengan kondisi Blok B saat belum direvitalisasi.

Blok tersebut berusia sekitar 30 tahun dengan pemanfaatan bangunan sudah melebihi batas maksimal yakni hingga 25 tahun.

Balok-balok bangunan Blok C dan D, Pasar Semarapura telah mengalami retakan-retakan dengan kualitas yang sudah di bawah standar. “Hanya kolom bangunannya saja yang masih bagus,” ungkapnya.

Untuk itu Pemkab Klungkung mengajukan proposal revitalisasi Blok C dan D Pasar Umum Semarapura. Berdasarkan proposal yang diajukan, Blok C dan D akan dibangun tiga lantai.

Berbeda dengan gedung Blok B yang tertutup, Blok C dan D dibangun lebih terbuka karena komoditi jualan pedagang di blok tersebut berupa palen-palen. “Anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi pasar tersebut sebesar Rp75 miliar,” ujarnya.

Selain Blok C dan D Pasar Umum Semarapura, dia juga mengusulkan revitalisasi Pasar Mentigi, Kecamatan Nusa Penida. Kondisi Pasar Mentigi saat ini sudah sangat krodit dengan beberapa bagian bangunan telah mengalami kerusakan.

Bila pagi hari, pasar terebut dipadati oleh pedagang dan warga setempat untuk melakukan transaksi jual beli. Mulai sore hari, pasar itu akan dipadati oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

 Oleh karenanya, pasar tersebut harus segera direvitalisasi agar menjadi pasar yang nyaman baik bagi pedagang maupun pengunjung.

“Jalan sekitar juga mesti diperlebar agar lebih nyaman. Sehingga pasar itu tidak hanya menjadi lokasi transaksi jual beli, tetapi juga tujuan wisata,” terangnya.

Rencananya pembangunan pasar dua lantai itu menelan anggaran sekitar Rp40 miliar.

Pasar ini diharapkan menjadi pasar tradisional yang layak untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Pada malam harinya area parkir pasar akan dimanfaatkan sebagai pasar senggol.

“Pasar Mentigi sangat potensial menjadi salah satu destinasi wisata. Lokasinya dekat dengan pelabuhan dan laut, sangat strategis untuk perputaran ekonomi warga,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#pasar #renovasi #klungkung #revitalisasi