NUSA PENIDA, radarbali.id - Abrasi parah terjadi di Pesisir Banjar Nyuh, Kecamatan Nusa Penida. Puluhan karung besar berisi pasir atau geobag yang dijejer di pesisir Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida sebagai penanganan darurat terhadap abrasi telah banyak yang rusak bahkan hanyut.
I Komang Bagus Ady Kusuma, seorang warga Kecamatan Nusa Penida, Senin (5/8) mengungkapkan, Dermaga Banjar Nyuh kurang mendapat perhatian. Di mana pintu keluar dermaga kondisinya hancur.
”Beberapa bulan lalu, pemerintah mulai bergerak melakukan perbaikan. Ya mungkin karena ada polemik dari masyarakat juga,” katanya.
Tidak hanya itu, Pesisir Banjar Nyuh tampak amburadul. Geobag yang tujuannya untuk penanganan abrasi darurat banyaknya sudah hancur, bahkan hanyut sehingga memberikan kesan kumuh.
Oleh karena itu besar harapannya pemerintah bisa membangun senderan untuk menangani abrasi di sana. Mengingat wisatawan yang telah memberikan retribusi masuk kawasan wisata Nusa Penida, baik domestik maupun mancanegara salah satunya melalui dermaga tersebut.
”Saya berharap dapat dibuatkan senderan sepanjang Dermaga Banjar Nyuh,” harapnya.
Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Made Jati Laksana dikonfirmasi, mengaku telah mengetahui kondisi tersebut. Sebagai tindak lanjut, dia sudah sering berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida agar dapat segera ditangani.
”Informasi dari BWS, tanggul di dermaga Banjar Nyuh yang ditangani tahun ini dengan anggaran bersumber dari pemeliharaan rutin. Sementara untuk pesisir, info dari BWS mudah-mudahan tahun depan,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan