SEMARAPURA, Radar Bali.id- Adanya anak sekolah mengendarai sepeda motor dan keberadaan kendaraan berknalpot brong yang berkeliaran di wilayah Klungkung membuat warga mempertanyakan kinerja pihak kepolisian.
Keikutsertaan pihak kepolisian dalam menyukseskan hajatan Pemilu serentak 2024 disebut-sebut sebagai penyebab minimnya razia kendaraan.
Dalam kegiatan Jumat Curhat Polres Klungkung yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Pikat,Kecamatan Dawan, Klungkung, Kasi Pemerintahan Desa Pikat, Nengah Supamiluarta, Jumat (6/12/2024) mempertanyakan tidak adanya razia kendaraan dari kepolisian belakangan ini.
Sebab dilihatnya ada anak sekolah yang membawa sepeda motor. Tidak hanya itu, dia juga melihat kendaraan menggunakan knalpot brong yang sudah barang tentu mengganggu pihak lain karena mengeluarkan suara bising.
Terkait hal itu, Kapolres Klungkung AKBP Alfons W P Letsoin mengimbau kepada para orang tua agar bisa mengingatkan anak-anaknya agar menggunakan kendaraan sesuai standar nasional Indonesia (SNI).”Dan tidak memodifikasi kembali,” jelasnya.
Kasat Lantas Polres Klungkung, IPTU, Untung Laksono menambahkan, Satlantas Polres Klungkung untuk saat ini masih berfokus pada pelaksanaan Pilkada. Usai hajatan 5 tahun sekali itu, Satlantas Polres
Klungkung akan melakukan tindakan tegas dengan menyita sepeda motor. ”Dan akan kami tahan selama sebulan,” katanya. [*]
Editor : Hari Puspita