Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Liku-liku ODGJ asal Klungkung yang Dievakuasi ke RSJ Bangli Setiap Minggu: Ada yang Mengamuk karena Tidak Minum Obat

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 12 Desember 2024 | 21:15 WIB
DIBAWA KE RSJ: Petugas melakukan evakuasi ODGJ ke RSJ Bangli. (Foto: Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung)
DIBAWA KE RSJ: Petugas melakukan evakuasi ODGJ ke RSJ Bangli. (Foto: Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung)

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung mengevakuasi 3 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Klungkung ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali,  di Bangli pada Selasa (10/12/2024)-Rabu (11/12/2024).

PIHAK Dinas Sosial Klungkung hampir setiap minggu mengevakuasi ODGJ asal Klungkung ke RSJ Bangli. Dinsos Klungkung biasanya mengevakuasi ODGJ ke RSJ Bangli atas permintaan pihak keluarga.

”Kami mengevakuasi karena ada permintaan dari pihak keluarga. ODGJ ini mengamuk sehingga pihak keluarga meminta agar dibawa ke RSJ Bangli. Kemarin (10/12), kami mengevakuasi 1 orang. Hari ini (11/12/2024), kami mengevakuasi 1 orang ,” terang Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Rabu (11/12/2024).

Dia mengaku tidak tahu pasti jumlah ODGJ di Kabupaten Klungkung lantaran itu merupakan wewenang Dinas Kesehatan Klungkung. Meski demikian, dia berani memastikan bahwa tidak ada ODGJ di Kabupaten Klungkung yang dipasung. ”Seperti orang pada umumnya, tinggal di dalam kamar dan beraktivitas di luar juga,” katanya.

Hanya saja bila tidak minum obat, ODGJ akan kumat dan cenderung mengamuk. Ketika itu terjadi, biasanya pihak keluarga akan menghubungi Dinsos untuk mengevakuasi ODGJ yang kumat ke RSJ Bangli. ”Kami ada tim reaksi cepat untuk mengevakuasi ODGJ yang bernama Resi Menari. Tim itu terdiri dari Dinsos, Satpol PP, Babinsa, Babinkamtibmas dan pihak desa,” terangnya.

Diungkapkannya, Dinsos Klungkung menerima permintaan evakuasi ODGJ hampir setiap minggu. Yang mana biasanya karena ODGJ mengamuk akibat tidak minum obat. ”Kami menyadari tidak mudah untuk minum obat setiap hari. Pasti ada saja moment tidak mau minum obat,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#odgj #bangli #rsj bangli #klungkung