Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kafe Remang-remang Kembali Beroperasi, Eks Bupati Klungkung Suwirta: Lain Pemimpin, Lain Kebijakan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Jumat, 14 Februari 2025 | 17:10 WIB
GELAR RAZIA : Polres dan Kodim 1610/Klungkung menggelar patroli gabungan di tempat hiburan malam di Klungkung. (Foto: Humas Polres Klungkung)
GELAR RAZIA : Polres dan Kodim 1610/Klungkung menggelar patroli gabungan di tempat hiburan malam di Klungkung. (Foto: Humas Polres Klungkung)

SEMARAPURA, Radar Bali.id- Tempat hiburan malam atau yang lebih dikenal dengan kafe remang-remang di Klungkung kembali beroperasi pasca lengsernya I Nyoman Suwirta sebagai Bupati Klungkung.

Bahkan Selasa (11/2/2025) malam, cafe remang-remang menjadi target patroli gabungan Polres Klungkung dan Kodim 1610/Klungkung untuk memastikan personel mereka tidak ada yang mencari hiburan di tempat tersebut.

Terkait beroperasinya kembali cafe remang-remang di Klungkung, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung Dewa Putu Suarbawa, Kamis (13/2/2025) menjelaskan, pihaknya hanya akan membina dan menertibkan hal-hal yang menyalahi Perda.

Ditertibkannya cafe remang-remang saat Suwirta menjabat sebagai Bupati Klungkung merupakan sebuah kebijakan yang sifatnya diskresi atau kebijakan pimpinan.

”Kami tidak punya Perda khusus tentang cafe. Yang ada setiap usaha harus punya izin. Kalau ada gangguan ketertiban umum yang ditimbulkan oleh usaha yang dilakukan oleh usaha itu, itu merupakan ranah kami untuk melakukan upaya pembinaan, penertiban,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klungkung I Made Sudiarkajaya dikonfirmasi terpisah mengaku tidak bisa memastikan kafe remang-remang yang menjadi target patroli gabungan Polres Klungkung dan Kodim 1610/Klungkung sudah berizin atau belum.

Sebab untuk mengecek perizinan tempat usaha, dibutuhkan nama tempat usaha, nama pemilik dan NPWP. ”Agak susah melacaknya (bila nama usaha saja, Red),” ujarnya.

Sementara itu, mantan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang kini duduk sebagai anggota DPRD Bali enggan berkomentar terkait kembali beroperasinya cafe remang-remang di Klungkung. Padahal pada tahun 2019, dia komit menertibkan cafe remang-remang sebagai salah satu upaya melindungi warga dari penyakit sosial dan menular seksual. Sebab selama keberadaannya di Klungkung, kafe remang-remang dimanfaatkan sebagai tempat prostitusi.

Tiyang (saya, Red) tidak mau berkomentar soal itu, karena lain pemimpin, lain kebijakan,” tandasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#perda #kafe remang-remang #klungkung