SEMARAPURA, Radar Bali.id- Keterbatasan anggaran yang dimiliki Kabupaten Klungkung membuat pihak Pemkab Klungkung melakukan skala prioritas dalam penanganannya. Untuk penanganan berupa peningkatan jalan seluruhnya berada di Kecamatan Nusa Penida.
Sementara untuk penanganan berupa pemeliharaan dilakukan pada jalan rusak di keempat kecamatan yang ada di Kabupaten Klungkung.
Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Made Jati Laksana mengungkapkan, Kabupaten Klungkung memiliki jalan dengan status jalan kabupaten sepanjang 464.962 kilometer (km).
Itu tersebar di Kecamatan Banjarangan sekitar 80.570 km dengan kondisi baik 41.249 km, sedang 9.932 km, dan rusak ringan 27.602 km, rusak berat 1.787 km.
Sementara di Kecamatan Klungkung sepanjang 89.675 km dengan kondisi baik 73.792 km, sedang 11.527 km, rusak ringan 3.906 km dan rusak berat 0.450 km.
Sedangkan di Kecamatan Dawan sekitar 65.710 km dengan kondisi baik 49.460 km, sedang 8.200 km, rusak ringan 5.300 km, sedangkan rusak berat sekitar 2.750 km. Untuk di Kecamatan Nusa Penida, panjang jalannya sekitar 229.007 km dengan kondisi baik 156.777 km, sedang 30.330 km, rusak ringan 37.100 km, dan rusak berat 4.800 km. “Untuk kondisi jalan kabupaten di Kabupaten Klungkung saat ini kondisi mantap 82 persen dan tidak mantap 18 persen,” bebernya.
Keterbatasan anggaran membuat Pemkab Klungkung melakukan efisiensi. Tidak terkecuali pada kegiatan penanganan jalan.
Oleh karenanya penanganan jalan di Kabupaten Klungkung dilakukan dengan skala prioritas kerusakan dan konektivitas. Di mana untuk penanganan jalan berupa pemeliharaan rutin seperti penanganan jalan yang berlubang dilakukan di keempat kecamatan yang ada di Kabupaten Klungkung.
Sementara penanganan jalan berupa peningkatan jalan dilakukan di Kecamatan Nusa Penida. ”Contoh yaitu penanganan jalan di Nusa Penida pada ruas Sekartaji - Sedihing, Toyapakeh-Sebunibus dan Bunga Mekar - Pura Kalibun yang juga merupakan konektivitas utama menuju destinasi pantai kelingking. Kemudian untuk penanganan jalan secara keseluruhan di beberapa ruas jalan yang terdapat lubang - lubang dilakukan melalui pemeliharaan rutin,” jelasnya.
Diungkapkannya, ada sekitar 38 proyek bina marga di tahun 2025. Yang mana anggarannya sebesar Rp21.398.510.000. Di mana sebanyak 16 proyek berada di Kecamatan Nusa Penida dengan anggaran sekitar Rp15.955.000.000. [*]
Editor : Hari Puspita