Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Mudah Berkarat, Biar Tak Cepat Rusak, Ongkos Pemeliharaan Jembatan Kuning Tahun Ini Rp1,5 Miliar

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Senin, 19 Mei 2025 | 21:20 WIB
MELEWATI LAUT : Jembatan Kuning penghubung Nusa Ceningan dan Lembongan ini gampang berkarat. (foto:dewa ayu pitri arisanti)
MELEWATI LAUT : Jembatan Kuning penghubung Nusa Ceningan dan Lembongan ini gampang berkarat. (foto:dewa ayu pitri arisanti)

Dikenal dengan sebutan syahdu : Jembatan Cinta, Jembatan Kuning sebagai penghubung Pulau Lembongan dan Pulau Ceningan, sekaligus salah satu ikon wisata terkenal di Kecamatan Nusa Penida, kerap mengalami kerusakan.

TIDAK megah atau berukuran besar sehingga bisa dilewati mobil misalnya. Tapi, bagaimanapun jembatan ini memang ikonik, dengan warna kuningnya.

Namun, di sisi lain, lantaran keberadaannya yang membelah perairan laut sehingga cepat mengalami korosi. Nah, untuk mencegah dampak buruk, setiap tahun perlu penanganan.

Atas kondisi tersebut, Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Made Jati Laksana mengungkapkan  bahwa  Pemkab Klungkung melalui Dinas PUPRPKP Klungkung menganggarkan sebesar Rp1,5 miliar untuk pemeliharaan Jembatan Kuning. Anggaran yang bersumber dari ABPD Klungkung tahun 2025 itu rencananya digunakan untuk pergantian pelat.

 ”Pelat yang akan diganti itu, yakni pelat di sisi utara dan selatan yang menghubungkan antara abutmen dengan pilar pertama jembatan yang sudah mengalami keropos dan membahayakan pengguna jembatan,” jelasnya.

Dijelaskannya, pemeliharaan Jembatan Kuning dengan anggaran Rp1,5 miliar tersebut baru tahun ini dianggarkan sebesar itu.

Pada tahun-tahun sebelumnya, anggaran pemeliharaan jembatan kabupaten yang ada di wilayah Nusa Penida berkisar Rp200 juta per tahun.

Itu karena pemeliharaan pada tahun-tahun sebelumnya berfokus pada pengelasan dan penggantian beberapa komponen rangka dudukan pelat yang sering terlepas akibat tidak mampu menahan beban bergerak yang melaluinya.

”Pergantian pelat yang sekarang menggunakan pelat seperti yang terpasang di tengah jembatan sekarang ini. Dengan pelat yang bagus dan juga bantalan pelatnya perlu pergantian juga. Dengan pergantian sekarang diharapkan kekuatannya bertahan lebih lama,” terangnya.

Diungkapkannya, jumlah jembatan berstatus jalan kabupaten ada sebanyak 54 buah. Itu tersebar 46 buah di Klungkung daratan dan 8 buah di Kecamatan Nusa Penida.

Setiap tahunnya anggaran pemeliharaan jembatan berkisar Rp200 juta untuk Klungkung daratan dan Rp200 juta untuk Kecamatan Nusa Penida.[*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#jembatan kuning #nusa lembongan #jembatan cinta #nusa penida #nusa ceningan