Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nah! Pemilik Kantin Mengeluh Gegara Program MBG di Klungkung Diperluas, Ini Penyebabnya

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Senin, 11 Agustus 2025 | 13:35 WIB
ilustrasi Makan Bergizi Gratis-makan bergizi gratis. (AI/AGUNG KURNIAWAN/JAWA POS)
ilustrasi Makan Bergizi Gratis-makan bergizi gratis. (AI/AGUNG KURNIAWAN/JAWA POS)

SEMARAPURA, Radar Bali.id- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Klungkung terus diperluas. Dengan dibangunnya gedung Sentra Pelayanan Pangan dan Bergizi (SPPB) oleh Polri di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, maka Kabupaten Klungkung akan segera memiliki dua dapur sehat yang merealisasi program MBG di Klungkung.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Kadisdikpora) Klungkung, I Ketut Sujana mengungkapkan, baru ada 1 dapur sehat yang beroperasi di Kabupaten Klungkung. Di mana dapur sehat itu melayani sebagian sekolah di Kecamatan Klungkung.

Setidaknya ada 21 sekolah, baik tingkat TK, SD, SMP dan SMA di Kecamatan Klungkung telah menikmati program MBG. ”1 dapur melayani 3.500 siswa. Dapur sehat yang berdiri di Desa Selat, Kecamatan Klungkung ini melayani sekolah di Kecamatan Klungkung bagian utara,” terangnya.

Yang terbaru, diungkapkannya pihak Polri tengah membangun gedung SPPB di Desa Gunaksa yang akan merealisasikan program MBG di Klungkung bagian timur atau sebagian Kecamatan Dawan. Setidaknya ada sekitar 15 sekolah yang akan dilayani program MBG melalui SPPB tersebut. ”Wilayah timur, yaitu Desa Pesinggahan, Pikat, Kusamba dan SMA Negeri 1 Dawan,” jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, minimal ada 12 dapur sehat untuk bisa melayani siswa di seluruh Kabupaten Klungkung. Di mana untuk Kecamatan Dawan minimal 3 dapur sehat, Banjarangkan sebanyak 2 dapur sehat, Nusa Penida sebanyak 3 dapur sehat dan Klungkung sebanyak 3 dapur sehat. ”Ini semua dari program pusat. Tidak ada dari APBD,” ujarnya.

Lantaran penerapannya belum merata, menurutnya banyak orang tua siswa yang menanyakan kapan anaknya dapat menikmati program tersebut. Menurutnya orang tua siswa sangat antusias terhadap program MBG dan berharap anaknya dapat turut menikmati. ”Hanya saja di sisi lain, pemilik kanti yang mengeluh,” tandasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#Makan Bergizi Gratis #Mbg #makan siang #klungkung