Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jalan Selisihan-Timuhun Rusak Parah, Segini Anggaran yang Diperlukan untuk Perbaikan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 11 November 2025 | 15:20 WIB
RUSAK PARAH : Kondisi Jalan Selisihan- Timuhun, Kecamatan Banjarangkan mengalami rusak parah. (foto: Klungkung Tangguh Bencana)
RUSAK PARAH : Kondisi Jalan Selisihan- Timuhun, Kecamatan Banjarangkan mengalami rusak parah. (foto: Klungkung Tangguh Bencana)

 

SEMARAPURA, Radar Bali.id - Jalan Selisihan-Timuhun di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, mengalami kerusakan parah sejak September 2025.

Kerusakan ini terjadi akibat pengalihan arus lalu lintas berat menyusul putusnya jalan penghubung Desa Bangbang, Bangli – Nongan, Karangasem yang saat ini sedang dalam perbaikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Klungkung, I Made Jati Laksana, pada Senin (10/11/2025) menjelaskan bahwa banyaknya truk bermuatan cukup berat yang melintas di jalan berstatus kabupaten ini menjadi pemicu utama kerusakan yang semakin parah.

"Kerusakan akibat pengalihan jalur karena jalan di Nongan, Karangasem ada kerusakan dan sedang dalam perbaikan," terang Jati Laksana.

Sebelum kondisi semakin parah, ia mengungkapkan bahwa aparat desa sudah memasang larangan bagi kendaraan berat untuk melintas. Namun, sayangnya, larangan tersebut diabaikan oleh para sopir truk.

Menanggapi kondisi ini, Pemkab Klungkung melalui Dinas PUPRPKP bergerak cepat. Mereka telah menganggarkan perbaikan jalan tersebut tahun ini.

"Perbaikan jalan tersebut akan memanfaatkan anggaran APBD Perubahan 2025 sebesar Rp400 juta," jelasnya, sekaligus memastikan bahwa persiapan pengerjaan perbaikan akan dilakukan tahun ini juga.[*]

Editor : Hari Puspita
#infrastruktur #jalan raya #jalan kabupaten #jalan rusak