SEMARAPURA, Radar Bali.id– Bupati Klungkung, I Made Satria, melakukan gebrakan pertamanya dengan memutasi 10 Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Klungkung pada Rabu (26/11/2025).
Mutasi ini, yang disebut sebagai bentuk evaluasi dan penyegaran, membuka babak baru kepemimpinan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Klungkung.
"Terjadinya rotasi ini tentunya berdasarkan evakuasi yang telah saya lakukan selama kurang lebih 8 bulan sejak saya dilantik. Dan tentu untuk penyegaran," terang Satria usai mengukuhkan dan melantik para pejabat di Kantor Inspektorat Kabupaten Klungkung.
Jabatan Strategis Kosong, Segera Dilelang Terbuka
Mutasi ini menyebabkan sejumlah jabatan pimpinan OPD strategis menjadi kosong dan kini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Jabatan yang kosong tersebut meliputi Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).
Bupati Satria mengumumkan bahwa pengisian jabatan-jabatan ini akan dilakukan melalui sistem seleksi terbuka (lelang jabatan) dan ditargetkan rampung dalam waktu kurang lebih satu bulan.
"Agar tidak terjadi kekosongan terlalu lama, dalam waktu kurang lebih 1 bulan akan dilakukan lelang. Jadi agar di Januari 2026 dapat dilantik kepala dinas yang baru," jelasnya.
Fokus Utama: Kepala Dinas Pariwisata Harus Inovatif
Secara khusus, Bupati Satria menyoroti kebutuhan akan Kepala Dinas Pariwisata yang mumpuni. Satria menekankan bahwa pariwisata adalah sektor utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Klungkung.
Demi mendapatkan sosok yang tepat dan inovatif, Satria bahkan memberi sinyal mengejutkan:
"Saya tidak mau menempatkan orang yang salah. Karena itu saya terbuka [seleksi terbuka]. Boleh dari Kabupaten Badung, Denpasar melamar ke sini kalau berminat," katanya.
Bupati Satria berharap, seluruh pejabat yang baru dilantik dan yang akan mengisi jabatan kosong harus memiliki rasa memiliki terhadap Klungkung, bekerja secara cepat, berani keluar dari zona nyaman, dan mampu berinovasi secara maksimal.[*]
Editor : Hari Puspita