SEMARAPURA, RadarBali.id– Teka-teki pengisian sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Klungkung mulai terjawab.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klungkung resmi mengumumkan seleksi terbuka untuk tiga posisi eselon II, namun keputusan terkait Dinas Pariwisata (Dispar) menuai pertanyaan.
Saat ini ada tiga posisi Kepala OPD yang lowong, yaitu Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).
Ironisnya, BKPSDM hanya membuka seleksi untuk:
- Kepala BPKPD
- Kepala DLHP
- Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (menggantikan pejabat yang pensiun per 1 Januari 2026)
Kepala BKPSDM Klungkung, Ida Bagus Wirawan Adi Putra, menjelaskan bahwa jabatan Kepala Dinas Pariwisata tidak dilelang karena direncanakan akan diisi belakangan melalui rotasi.
Bertolak Belakang
Keputusan ini terkesan bertolak belakang dengan pernyataan Bupati Klungkung, I Made Satria, usai mutasi pejabat sebelumnya. Bupati Satria sempat menegaskan bahwa jabatan Kadis Pariwisata adalah prioritas utama dan harus diisi melalui seleksi terbuka untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Terutamanya untuk jabatan Kadis Pariwisata. Karena pariwisata menjadi salah satu yang paling utama untuk mendongkrak PAD Klungkung. Saya tidak mau menempatkan orang yang salah. Karena itu saya terbuka (seleksi terbuka, Red). Boleh dari Kabupaten Badung, Denpasar melamar ke sini kalau berminat,” kata Bupati Satria pada (26/11/2025) lalu.
Saat ini, jabatan Kadis Pariwisata, yang sebelumnya dipegang oleh Ni Made Sulistiawati, diisi sementara oleh Plt I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya.
Sementara itu, pendaftaran seleksi JPT Pratama dibuka mulai 12-29 Desember 2026, dengan tahapan seleksi kompetensi hingga presentasi makalah dijadwalkan pada Januari 2026.[*]
Editor : Hari Puspita