NUSA PENIDA ,RadarBali.id– Pasca bencana tanah longsor yang menerjang Pura Ulun Danu Penida, pada Rabu (21/1/2026) lalu, personel gabungan Polsek Nusa Penida, TNI Koramil 1610-04, dan warga setempat menggelar aksi bersih-bersih massal, Senin (26/1/2026).
Material longsor berupa tanah, lumpur, kayu, hingga bebatuan besar sempat menutup akses utama dan menghambat aktivitas keagamaan di kawasan pura tersebut.
"Kami mengerahkan satu unit excavator untuk mempercepat evakuasi material berat, sembari anggota melakukan pembersihan manual pada titik yang sulit dijangkau," ujar Panit II Reskrim Polsek Nusa Penida, Ipda I Wayan Murah.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menegaskan bahwa penanganan pasca bencana adalah bagian dari tugas kemanusiaan Polri untuk memastikan fasilitas umum dan tempat ibadah kembali aman digunakan.
Berdasarkan data BPBD Klungkung periode 18-22 Januari 2026, cuaca ekstrem yang memicu longsor dan banjir bandang di tiga kecamatan (Banjarangkan, Dawan, dan Nusa Penida) telah menimbulkan kerugian fantastis. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, I Putu Widiada, mengungkapkan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,66 miliar.[*]
Editor : Hari Puspita