Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

TPA Sente Resmi Berhenti Terima Residu, Warga Pasang Pagar Bambu untuk Halau Truk Sampah

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 3 Februari 2026 | 07:26 WIB
WARGA SUDAH SETOP : TPA Sente di Desa Pikat, Klungkung. (foto:Dewa Ayu Pitri Arisanti)
WARGA SUDAH SETOP : TPA Sente di Desa Pikat, Klungkung. (foto:Dewa Ayu Pitri Arisanti)

 

DAWAN, Radar Bali.id – Urusan sampah memang ruwet tak hanya di Denpasar dan Badung saja. Kali ini komitmen warga Desa Pikat untuk menutup TPA Sente dari pengiriman residu sampah kian bulat. Pada Senin (2/2/2026), sejumlah batang bambu tampak memagari pintu masuk TPA tersebut.

Langkah ini merupakan aksi lanjutan warga sejak Sabtu (31/1/2026) guna memastikan tidak ada lagi truk sampah yang masuk, sesuai kesepakatan bahwa TPA Sente berhenti beroperasi per 31 Januari 2026.

Kepala Dusun Sente, I Nengah Sutaryajana, membenarkan aksi pemagaran tersebut dilakukan secara gotong royong oleh tokoh masyarakat, prajuru, dan dibantu petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung. "Pagar itu dipasang agar kesepakatan penutupan tetap ditaati," ujarnya singkat.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala DLHP Klungkung, I Nyoman Sidang, menjelaskan bahwa seluruh pengelolaan residu kini dialihkan dan dioptimalkan di TOSS Center.

Pengolahan residu di TOSS Center akan menggunakan mesin Composting Treatment Bio Layer (CTBL). "Mesin tersebut yang selama ini mengolah sampah residu menjadi Solid Recovered Fuel (SRF)," terangnya.

Pantauan di lokasi TOSS Center menunjukkan aktivitas pemilahan sampah mulai meningkat. Gunungan sampah yang baru tiba ditumpuk di sisi selatan sebelum diangkut petugas untuk diproses lebih lanjut agar tidak terjadi penumpukan yang tidak terkelola.[*]

Editor : Hari Puspita
#TPA sampah #sampah residu #klungkung #TPA Sente