SEMARAPURA, RadarBali.id – Kelanjutan nasib 10 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak abrasi ganas di Pantai Monggalan, Desa Kusamba, Klungkung, mulai menemui titik terang.
Setelah dilakukan peninjauan ke lokasi relokasi di Rumah Deret Santhi Rahayu, Desa Sulang, tercatat hanya 2 KK yang bersedia pindah ke fasilitas tersebut.
Baca Juga: Tergerus Abrasi Pantai Monggalan, 7 KK di Kusamba Menanti Rumah Deret Santhi Rahayu
Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menjelaskan bahwa pilihan warga terbagi berdasarkan ketersediaan lahan milik pribadi. "Dari total warga terdampak, 6 KK memilih skema bedah rumah karena mereka masih memiliki lahan pengganti sendiri. Sementara 2 KK lainnya tidak mengajukan permohonan," jelasnya pada Selasa (21/4/2026).
Skema Penanganan Pemkab Klungkung:
- Rumah Deret (Desa Sulang): Diperuntukkan bagi warga yang tidak memiliki lahan. Estimasi biaya pembangunan mencapai Rp97 juta per unit yang akan dikerjakan oleh Dinas Sosial melalui Tagana.
- Bedah Rumah: Diberikan kepada 6 KK yang memiliki lahan secara swakelola.
- Sumber Dana: Pemerintah Kabupaten Klungkung menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memastikan relokasi rampung tahun ini.[*]