Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ekonomi Klungkung 2025 Tumbuh Pesat, Kemiskinan Capai Titik Terendah

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 22 April 2026 | 14:52 WIB
Kepala BPS Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Dirga Kardita (dari kanan), saat audiensi dengan Bupati Klungkung I Made Satria (3 dari kiri), Senin (20/4). 
Kepala BPS Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Dirga Kardita (dari kanan), saat audiensi dengan Bupati Klungkung I Made Satria (3 dari kiri), Senin (20/4). 

 

SEMARAPURA, radarbali.jawapos.com - Capaian gemilang indikator makro ekonomi Kabupaten Klungkung sepanjang tahun 2025.

Ekonomi Klungkung menunjukkan performa luar biasa. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) harga berlaku mencapai Rp12 triliun.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Dirga Kardita, saat audiensi dengan Bupati Klungkung, I Made Satria, Senin (20/4). 

Kenaikan nilai PDRB sebesar Rp2,8 triliun berhasil dicapai hanya dalam kurun waktu 3 tahun, melampaui progres dekade sebelumnya.

Klungkung mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,67 persen hanya terpaut 0,15 poin dari rata-rata pertumbuhan Provinsi Bali. 

Angka ini menempatkan Klungkung di posisi keempat di bawah Kabupaten Gianyar. 

”Meski bukan yang tercepat secara keseluruhan, pertumbuhan PDRB per kapita Klungkung mencapai 5,39 persen, melampaui rata-rata Bali sebesar 5,16 persen. 

Hal ini menunjukkan bahwa kesejahteraan setiap individu di Klungkung meningkat lebih cepat dibanding wilayah lain,” katanya.

Adapun poin capaian utama ekonomi yakni sektor transportasi dan akomodasi makan minum tumbuh di atas 13 persen.

Tetapi, sektor pertanian tetap menjadi pilar utama dengan kontribusi lebih dari seperlima total ekonomi. Di mana Klungkung tetap unggul sebagai produsen rumput laut utama. 

Sedangkan untuk pengangguran dan kemiskinan menurun. Klungkung menempati posisi kedua terendah dalam persentase pengangguran di Bali.

Angka kemiskinan pun turun ke titik terbaik dalam lima tahun terakhir, yakni di bawah 10 ribu jiwa atau sekitar 5 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati I Made Satria menyampaikan bahwa kebangkitan ekonomi kali ini adalah hasil dari strategi yang seimbang antara sektor pariwisata dan pertanian.

”Memori pandemi mengajarkan kami untuk tidak hanya mengejar pariwisata dan melupakan pertanian.

Astungkara (semoga, Red), di tahun 2025 kedua sektor ini mampu tumbuh beriringan. 

Di era sekarang, kompetisi bukan lagi tentang yang besar menelan yang kecil, tapi bagaimana yang cepat dapat mengungguli yang lambat,” tegas Bupati I Made Satria.

Laju positif ini diharapkan dapat terus dijaga guna mempertahankan daya saing Klungkung di tingkat regional serta memperluas lapangan kerja bagi seluruh masyarakat.

Editor : Rosihan Anwar
#ekonomi klungkung tumbuh #pemkab klungkung #bupati klungkung