SEMARAPURA, RadarBali.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menuntaskan persoalan sampah memasuki babak baru.
Baca Juga: Harapan Baru Mesin dari Australia: TOSS Center Klungkung Uji Coba Teknologi Pemusnah Residu Residu
Tiga unit mesin pengolahan sampah mutakhir yang didatangkan langsung dari Australia akhirnya tiba di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Desa Kusamba, Rabu (22/4/2026).
Baca Juga: Atasi Longsor, Sampah Kering TOSS Center Dipakai Jadi Urukan Jurang
Kehadiran mesin ini bukan main-main. Ukurannya yang raksasa mengharuskan tujuh truk pengangkut setinggi 5,5 meter dan panjang 16 meter ekstra waspada saat melintas.
Demi keamanan jalur, logistik tersebut diparkir sementara di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) sebelum menuju lokasi perakitan.
"Kami sangat optimis. Dengan teknologi pyrolysis system hasil kerja sama dengan PT Bali Bersih Bersinar, satu unit mesin ini mampu mengolah hingga 8 ton sampah per jam," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung, Dewa Komang Aswin.
Selama ini, TOSS Center menerima sekitar 35 ton sampah harian dari wilayah perkotaan dan pasar, namun hanya mampu memilah 20 ton. Kehadiran mesin baru ini diharapkan menjadi solusi pamungkas.
- Fokus Utama: Mengolah residu atau sampah yang tidak bisa didaur ulang.
- Target Operasi: Mei mendatang di Blok C TOSS Center.
- Manfaat Organik: Sampah organik tetap akan dialokasikan untuk program penghijauan.[*]