SEMARAPURA, Radar Bali.id – Era baru pengolahan sampah di Bali dimulai dari Kabupaten Klungkung.
Sebanyak tujuh truk kontainer bermuatan mesin pengolahan sampah sistem pyrolysis telah tiba di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Desa Kusamba, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Datangkan Mesin Canggih dari Australia, TOSS Center Klungkung Targetkan Bebas Residu Mulai Mei
Teknologi canggih asal Kepulauan Cook ini diklaim sebagai yang pertama kali diuji coba di Indonesia. Direktur PT Bali Bersih Bersinar, Gde Kurniawan, mengungkapkan bahwa Klungkung dipilih oleh Pemprov Bali karena dianggap paling siap menjalankan sistem ini.
Bukan Sekadar Olah Sampah, Tapi Hasilkan Listrik
Mesin ini tidak hanya menjadi solusi tuntas masalah residu, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
- Kapasitas: Mampu mengolah 8 ton sampah per sesi (dengan durasi 8-10 jam sebanyak 3 sesi sehari).
- Output Energi: Satu unit mesin diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 2 Megawatt per jam.
- Ramah Lingkungan: Sistem ini bekerja tanpa menyisakan residu, dan asap buangnya hanya berupa uap air.
"Pionir Klungkung akan punya tempat pengolahan sampah mandiri yang sekaligus menghasilkan energi listrik untuk warga sekitar," terang Gde Kurniawan. Jika tidak ada kendala, dua unit mesin yang sudah tiba ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Mei mendatang.[*]
Editor : Hari Puspita