Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ngeri! Awal Tahun Saja Sudah 72 Anjing Positif Rabies, Gigitan Capai 3.409 Kasus

M.Ridwan • Kamis, 23 Februari 2023 | 06:30 WIB
ANJING GILA: Salah satu anjing liar di Denpasar. Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali
ANJING GILA: Salah satu anjing liar di Denpasar. Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali
DENPASAR,radarbali.id -  Kasus rabies di Bali kian mencemaskan. Fakta menunjukkan, awal tahun 2023 tercatat 72 ekor anjing yang positif rabies.  "Ini info dari dari Dinas Pertanian, ada 72 ekor yang anjingnya positif rabies," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr I Gede Anom saat diwawancarai, kemarin (22/2/2023).

Di samping itu, jumlah kasus gigitan anjing sampai  Januari 2023 berdasar data kasus gigitan hewan di Provinsi Bali sebanyak 3.409. Buleleng 516 gigitan; Jembrana 361 gigitan; Tabanan 287 gigitan;Badung 484 gigitan;Denpasar 497 gigitan;Gianyar 422 gigitan;Bangli 198 gigitan;Klungkung250 gigitan; dan  karangasem 394.  Dari kasus gigitan ini belum ada yang sampai meninggal dunia.

Anom menyampaikan yang menentukan positif itu dari Dinas Pertanian karena mereka yang memantau anjing.  Ia meminta masyarakat yang digigit anjing harus segera mendapatkan vaksinasi VAR (Vaksin anti Rabies) mencegah rabies. Sebab, gelaja positif rabies muncul setelah 2-3 bulan digigit. " Intinya semua kasus gigitan kami lakukan vaksinasi VAR," imbuh Anom, kemarin (22/2/2023).

Kasus rabies melonjak tahun lalu  disebabkan vakinasi rabies tersendat karena  pandemi Covid-19. Tahun 2021 kasus kematian disebabkan rabies hanya satu kasus, tahun 2022 melonjak  sebanyak 22 orang.  Anom mengimbau masyarakat yang memiliki anjing peliharaan wajib divaksin rabies setiap satu tahun sekali. Rabies tidak hanya menular dari gigitan, tetapi juga air liur hewan.  Selain itu, bagi yang terkena gigitan anjing, secepatnya  harus divaksin VAR empat kali secara berkala.

Seperti diketahui kasus rabies terus muncul lagi seperti di Jembrana kasus terbaru, ada tiga kasus positif rabies di tiga desa berbeda, sehingga jumlah yang  positif rabies dari Januari hingga saat ini sebanyak 16 kasus di Jembrana. (feb/rid) Editor : M.Ridwan
#kasus gigitan anjing #72 ekor ajnjing positif rabies #kasus positif rabies #rabies