Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Duh, Lagi, Pesawat Ditembaki di Puncak, Papua

Hari Puspita • Sabtu, 15 April 2023 | 23:03 WIB
SIPIL BERSENJATA: Kelompok inilah yang disebut Jubir TPNPB Sebby Sambom sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penembakan pesawat di Beoga kemarin (14/4). (SEBBY SAMBOM JUBIR TPNPB)
SIPIL BERSENJATA: Kelompok inilah yang disebut Jubir TPNPB Sebby Sambom sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penembakan pesawat di Beoga kemarin (14/4). (SEBBY SAMBOM JUBIR TPNPB)
RadarBali.com- Penyerangan terhadap pesawat masih terus terjadi di Tanah Papua. Kali ini dialami pesawat Caravan milik maskapai Asian One Air dengan nomor registrasi PK-LTF.

Insiden penembakan terhadap pesawat penerbangan sipil kembali terjadi di daerah pegunungan Papua. Sebuah pesawat Caravan milik maskapai Asian One Air dengan nomor registrasi PK-LTF tertembak saat mendarat di Bandara Beoga, Kabupaten Puncak, kemarin (14/4/2023) pagi.

Pesawat tertembak di bagian moncong kiri tak jauh dari baling-baling. Beruntung, pesawat berhasil mendarat dengan membawa sejumlah barang milik masyarakat. Kejadian itu membuat kapten Jonatan dan kopilot Jendrik Amolang pun panik.

Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ignatius Benny membenarkan adanya penembakan tersebut. ”Iya, tadi pagi pukul 06.24 WIT,” katanya.

Hanya, untuk data detailnya, pihaknya masih menunggu. ”Nanti rilis resminya disampaikan Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz ya,” jelasnya.

Hingga kemarin, kepolisian belum merilis siapa pihak yang menembak pesawat Caravan di Lapter Beoga, Kabupaten Puncak. Namun, TPNPB-OPM mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. ”Pimpinan dan pasukan TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya yang bertanggung jawab. Mereka yang melakukan,” ujar Jubir TPNPB Sebby Sambom kemarin.

Sebby menyatakan, Batalion Ndimbu Guya pimpinan Arodi Kulua bersama staf operasi Kodap VIII Intan Jaya Lewis Kogoya yang menyerang pesawat tersebut.

Sebby menjelaskan, pesawat itu ditembak karena membawa logistik TNI/Polri. ”Arodi Kulua dan Lewis Kogoya menyampaikan bahwa pesawat tersebut dari luar masuk ke Beoga membawa peralatan TNI sehingga langsung ditembak,” ungkapnya. (JPG/jawapos.com/ade/c14/jun)

 

 

  Editor : Hari Puspita
#Asian One Air #penembakan pesawat #Jubir TPNPB Sebby Sambom #Kabupaten Puncak Papua