Sekdisdikpora Klungkung, I Komang Sumendra mengapresiasi terobosan tersebut.
“Kegiatan ini tentunya dapat memberikan manfaat yang sangat besar untuk kesehatan masyarakat terutama kesehatan warga atau komunitas sekolah,” ucapnya.
Ketua Tim Informasi dan komunikasi BBPOM di Denpasar, Ni Putu Ekayani Scorpiasanty menyosialisasikan pengenalan bahaya keamanan pangan, memilih pangan yang aman, menggunakan aplikasi Cek KLIK, BPOM Mobile, dan gizi seimbang.
Berkolaborasi dengan PFM Muda, Leny Suma Dina Kisworo, Ekayani menilai beberapa pertanyaan menunjukkan pemahaman yang meningkat dari peserta ditandai dengan nilai post test yang hampir sempurna.
Terkait stunting dijelaskan bahwa kondisi itu dipicu tidak tercukupinya kebutuhan nutrisi di 1.000 hari pertama kehidupan dan nutrisi buruk saat usia dini di usia sekolah.
“Anak usia sekolah harus pandai memilah dan memilih makanan dengan gizi seimbang, cukup karbohidrat, lemak, protein, garam, gula, lemak, dan sejenisnya. Kecukupan gizi tentunya akan membuat generasi penerus bangsa memiliki kualitas kesehatan yang baik,” tegas Ekayani. (ken) Editor : Rosihan Anwar