Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Amor Ring Acintya! Pasien RSUD Meninggal Diduga Akibat Meningitis, Gejala Klinis Mirip Radang Selaput Otak

M.Ridwan • Sabtu, 3 Juni 2023 | 05:45 WIB
Ilustrasi alur gangguan penyakit Meningitis dalam grafis. (ist)
Ilustrasi alur gangguan penyakit Meningitis dalam grafis. (ist)
SINGARAJA, radarbali.id – Amor ring acintya! Seorang pasien di RSUD Buleleng meninggal dunia, diduga akibat penyakit meningitis streptococcus suis atau radang selaput otak akibat bakteri pada babi. Gejala klinis yang muncul, identik dengan penyakit tersebut. Hanya saja tim medis tak bisa memastikan, karena nihil hasil laboratorium.

Informasi yang dihimpun  Jawa Pos Radar Bali, pasien itu diterima di RSUD Buleleng pada Sabtu (27/5) lalu. Saat baru masuk rumah sakit, pasien tidak langsung diserahkan pada dokter syaraf. Pasien hanya menunjukkan gejala mengamuk, sehingga dibawa ke dokter spesialis kejiwaan.

Belakangan pasien itu mengalami penurunan kesadaran, sehingga dokter spesialis penyakit dalam ikut memeriksa. Dari hasil pemeriksaan awal, ada gejala-gejala yang mirip dengan meningitis. Belakangan dari pemeriksaan dokter spesialis saraf, ditemukan tanda kaku kuduk yang identik dengan penyakit radang selaput otak.

“Gejala awalnya tidak spesifik. Setelah diperiksa ada tanda kaku kuduk. Sehingga kami putuskan ambil sampel. Tapi belum sempat ambil sampel, kondisinya memburuk dan meninggal dunia,” kata Dokter Spesialis Saraf pada RSUD Buleleng, dr. Luh Putu Lina Kamelina, Sp.N, kemarin (2/6).

Pasien asal Kecamatan Buleleng itu dinyatakan meninggal pada Senin (29/5). Penelusuran tim medis, korban sempat mengonsumsi lawar getih dari babi. Meski meninggal dengan gejala klinis yang identik dengan penyakit radang selaput otak, namun tim medis menyatakan pasien meninggal dengan status suspek atau diduga meningitis.

“Memang meningitis tergolong salah satu penyakit mematikan. Tapi pasien ini tidak bisa kami nyatakan positif meningitis. Statusnya suspek, karena belum didukung hasil laboratorium,” imbuhnya.

Ia pun menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam mengonsumsi makanan, khususnya olahan babi. Masyarakat diminta mengonsumsi makanan dalam kondisi matang. Sebab salah satu faktor pemicu meningitis adalah mengonsumsi makanan olahan babi dalam kondisi mentah.

Sekadar diketahui dalam sebulan ini ada sepuluh orang pasien yang dirawat di RSUD Buleleng dengan gejala klinis identik meningitis. Dari sepuluh orang pasien itu, sebanyak dua orang diantaranya telah dinyatakan positif meningitis. (eps/rid) Editor : M.Ridwan
#Meningitis Streptococcus Suis #radang selaput otak #penyakit meningitis #rsud buleleng #Lawar Getih