DENPASAR, radarbali.id – Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mendaftar sebagai Calon Pimpinan KPK. Hal tersebut terungkap usai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Muhammad Yusuf Ateh mengungkapkan, ada 236 capim KPK dan 146 calon anggota Dewas KPK yang lolos seleksi administrasi, salah satunya Pj Gubernur Bali.
Dikonfirmasi Senin (29/7), Mahendra Jaya meminta doanya bisa menjalankan tahapan ini. Bahkan besok, 31 Juli ia akan menjalankan tes tulis.
“Kan masih proses kita tunggu saja deh, tanggal 31 Juli 2024 kan ada ujian tertulis,” ungkap, Sang Mahendra saat ditemui kemarin di Kantor DPRD Bali. Pihaknya tidak ingin berspekulasi. Ia hanya berharap menjalankan seleksi ini dengan lancar.
Sementara itu, dikonfirmasi dengan Sekda Bali Dewa Made Indra, bagaimana jika Pj Gubernur Bali terpilih sebagai pimpinan KPK RI, Dewa Indra mengaku tidak tahu jadwal seleksi capim KPK. Apakah sampai melewati pilkada atau tidak.
Jika Mahendra Jaya terpilih dan tahapanya sebelum masa jabatannya sebagai Penjabat Gubernur berakhir maka harus mengundurkan diri.
”Beliau sedang mengikuti proses kalau nanti sudah ditetapkan sebagai pimpinan KPK setelah dilantik tentu beliau akan mengundurkan diri tidak bisa merangkap,” katanya.
Baca Juga: Muncul Spanduknya di Jalan-Jalan, Begini Respons Dokter Caput
Selain itu tidak ada persyaratan kalau untuk mendaftar menjadi Pimpinan KPK RI harus mengundurkan diri dari jabatan yang dipegang saat ini.
”Saya tidak tahu persis kapan berakhirnya masa tugas pimpinan KPK yang ada saat ini saya belum tahu ya, kalau nanti melewati masa Pemilu sudah berakhir ya tentu tidak ada PJ kan saya tidak tahu kapan berakhir masa tugas pimpinan KPK yang saat ini,” imbuhnya.***
Editor : M.Ridwan