DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran beasiswa program magister dan doktoral tahun 2025. Ada berbagai kategori program yang tersedia untuk calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pendaftaran beasiswa LPDP 2025 tahap 1 dibuka pada 17 Januari hingga 17 Februari 2025 dan terbuka untuk calon mahasiswa program S2 dan S3 universitas di dalam dan luar negeri. Keuntungan dari beasiswa LPDP adalah biaya kuliah gratis dan tunjangan hidup.
1. Tiga Sub-Program Beasiswa LPDP 2025
Terdapat tiga sub-program pada beasiswa LPDP 2025, yakni reguler, perguruan tinggi utama dunia (PTUD), dan beasiswa parsial.
Beasiswa reguler untuk jenjang S2 dan S3 terbuka bagi seluruh WNI yang memenuhi syarat. Untuk beasiswa PTUD, calon penerima beasiswa harus sudah memiliki letter of admission (LoA) dari perguruan tinggi terkemuka dunia, seperti Harvard, MIT, Stanford, atau Oxford.
Sedangkan beasiswa parsial diberikan pada mahasiswa yang memiliki sumber dana individu untuk membayar sebagian dana pendidikan.
Mekanisme seleksi beasiswa LPDP 2025 meliputi seleksi administrasi, seleksi wawancara, dan seleksi tes bakat skolastik. Karena itu, persiapkan dokumen yang dibutuhkan.
Untuk mengetahui komponen dana dan persyaratan lengkap, temukan di link berikut: https://lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa/umum/beasiswa-reguler-2025
2. Program Afirmasi: Peluang Penyandang Disabilitas dan Putra-putri Papua
Program Afirmasi dirancang untuk mendukung kelompok masyarakat tertentu yang memiliki keterbatasan, seperti penyandang disabilitas, masyarakat dari daerah tertinggal, hingga putra-putri Papua.
Kategori ini terdiri dari empat sub-program: Beasiswa Penyandang Disabilitas, Beasiswa Putra-Putri Papua, Beasiswa Daerah Afirmasi, dan Beasiswa Prasejahtera.
Beasiswa Penyandang Disabilitas menawarkan kesempatan bagi individu dengan berbagai jenis disabilitas, seperti fisik, mental, atau sensorik.
Sementara itu, Beasiswa Prasejahtera ditujukan bagi pelamar yang berasal dari keluarga kurang mampu dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Setiap sub-program memiliki persyaratan tambahan, seperti bukti identitas atau surat keterangan yang relevan.
3. Program Targeted: Kesempatan Bagi TNI/Polri, Dokter Spesialis, dan Calon Ulama
Kategori Targeted bertujuan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang-bidang tertentu yang menjadi prioritas nasional.
Sub-program dalam kategori ini mencakup Beasiswa PNS/TNI/Polri, Beasiswa Kewirausahaan, Beasiswa Pendidikan Kader Ulama, dan Beasiswa Dokter Spesialis.
Beasiswa ini diberikan spesifik pada bidang yang bermanfaat bagi bangsa dan negara dalam jangka panjang.
Misalnya, Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional didesain untuk mencetak para peneliti unggulan di Indonesia.
Pelamar program ini harus menunjukkan relevansi bidang studi yang diambil dengan kebutuhan nasional. Proposal penelitian atau rencana studi sering kali menjadi bagian penting dari proses seleksi.
4. Program Targeted Bundling: Khusus Kampus di Luar Negeri
Program Targeted Bundling menawarkan kesempatan unik untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dengan dukungan penuh dari LPDP.
Sub-program ini bekerja sama dengan perguruan tinggi terkenal, seperti National University of Singapore (NUS), Tsinghua University, dan University of Melbourne.
Pelamar yang memilih kategori ini akan mendapatkan keuntungan tambahan, seperti akses ke program khusus yang dirancang untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global.
Beasiswa ini sangat kompetitif, mengingat jumlah pelamar yang tinggi dan kuota yang terbatas.
Cara Mendaftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1
Proses pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 dapat dilakukan secara online melalui laman resmi LPDP.
Berikut adalah langkah-langkah cara pendaftaran yang perlu diikuti:
1. Akses laman resmi pendaftaran LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
2. Jika belum memiliki akun, klik tombol ‘Daftar di sini’ dan isi formulir pendaftaran akun sesuai yang diminta.
3. Masukkan kode verifikasi yang diberikan, lalu klik ‘Buat Akun’.
4. Login kembali ke laman pendaftaran menggunakan email atau WhatsApp yang telah didaftarkan.
5. Siapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dan unggah seluruh dokumen persyaratan.
6. Pilih menu ‘Beasiswa’ dan klik ‘Status’ di bagian atas laman.
7. Pilih ‘Daftar Beasiswa’, lalu pilih jenis beasiswa yang diinginkan, dan klik ‘Daftar’.
8. Validasi foto Anda dengan mencentang kotak yang tersedia, lalu pilih ‘Daftar Beasiswa’.
9. Lengkapi semua informasi yang diminta dan pastikan seluruh dokumen administratif telah terisi dengan benar.
10. Setelah semua selesai, klik ‘Submit’ untuk menerima kode registrasi.
11. Pendaftaran Anda selesai.
Editor : Ibnu Yunianto