DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi Badan Urusan Logistik (Bulog).
Asisten Teritorial Mabes TNI Mayjen Novi Helmy Prasetya dilantik menjadi direktur utama BUMN pangan tersebut menggantikan Wahyu Suparyono.
Wahyu Suparyono baru menjabat dirut Bulog selama enam bulan, tepatnya pada September 2024. Dia menggantikan eks Wamentan Bayu Krisnamurthi yang menjabat sejak 1 Desember 2023.
Novi lahir di Bangkalan pada 10 November 1971 dan lulus Akmil pada 1993. Dia berasal dari Infantri dan besar di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Sebelum menjabat Aster Panglima TNI, Novi sempat menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda.
Selain mencopot direktur utama, Erick Thohir juga mengangkat Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hendra Susanto sebagai Direktur Keuangan Bulog menggantikan Inyanto Hutagaol.
Hendra adalah pejabat karir di BPK dan pernah menjabat sebagai Kepala Auditorat 1.B di Auditoriat Utama Keuangan Negara 1. Hendra terpilih menjadi anggota BPK pada 2019.
"Perum Bulog menyambut baik kepemimpinan baru di bawah Direktur Utama Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya dan Direktur Keuangan Hendra Susanto," tulis Perum Bulog dalam keterangan pada media Sabtu, 7 Februari 2025.
Selain itu, Erick juga mengangkat Verdianto Iskandar Bitticaca sebagai Dewan Pengawas Bulog. Verdianto adalah purnawirawan Polri yang terakhir menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi.
Dewan Pengawas BULOG
Dewan Pengawas Ketua: Sudaryono
Anggota Independen: Dian Safitri
Anggota Independen: Arifin Seman
Anggota Independen: Andi Geerhan Lantara
Anggota: Isy Karim
Anggota: Fadjry Djufry
Anggota: Frans B.M. Dabukke
Anggota: Verdianto Iskandar Bitticaca.
Direksi
Direktur Utama: Novi Helmy Prasetya
Wakil Direktur Utama: Marga Taufiq
Direktur Bisnis: Febby Novita
Direktur Keuangan: Hendra Susanto
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik: Mokhamat Suyamto
Direktur SDM dan Umum: Sudarsono Hardjosoekarto
Direktur Pengadaan: Prihasto Setyanto. ***
Editor : Ibnu Yunianto