Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Siklon Tropis 96S di Bali Bergerak ke Selatan, NTB dan NTT Harap Waspada

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 11 Februari 2025 | 23:26 WIB

 

EFEK BADAI - Belasan penerbangan di Bandara Ngurah Rai terganggu bibit siklon tropis 96S sejak Sabtu, 8 Februari 2025.
EFEK BADAI - Belasan penerbangan di Bandara Ngurah Rai terganggu bibit siklon tropis 96S sejak Sabtu, 8 Februari 2025.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Bibit badai siklon tropis 96S yang melanda Bali sejak Sabtu (8/2) mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai.

Sebanyak sebelas penerbangan domestik dan internasional mengalami penundaan, pembatalan, hingga kegagalan mendarat pada Senin (10/2).

Delapan penerbangan mengalami penundaan keberangkatan (delay), satu penerbangan mengalami pembatalan pemberangkatan (canceled), dan dua penerbangan rute internasional terpaksa membatalkan pendaratan (go around).

Penerbangan yang mengalami penundaan pada Senin (10/2) meliputi rute ke Tambolaka, Sumbawa, Jakarta, Bima, Lombok, Kupang, Kualanamu, Surabaya.
Penerbangan yang mengalami pembatalan meliputi rute Tambolaka, Bangaluru, dan Hong Kong.


Baca Juga: Waspada! Badai Mengamuk di Bali-NTB, Gelombang Tinggi Ancam Pelayaran dan Pariwisata

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar menyatakan terjadi pertemuan dan belokan angin di sekitar wilayah Bali.

Pola tersebut terbentuk oleh bibit siklon tropis 96S di perairan Samudera Hindia di sebelah barat Australia.

Bibit badai siklon tropis tersebut memicu kecepatan angin di sekitar Bali mencapai 74 kilometer per jam.Kecepatan angin ektrem tersebut terpantau di perairan selatan Bali.

Kecepatan angin tersebut berbahaya bagi pelayaran karena dapat menimbulkan ombak 2,5 meter hingga 3 meter.

Tiupan angin kencang juga mengganggu penerbangan dan menyebabkan patahnya ranting dan batang pohon peneduh yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Bibit badai siklon tropis di wilayah Bali diperkirakan akan bergerak semakin ke selatan pada tiga hari ke depan.

Karena itu, BMKG meminta kewaspadaan ditingkatkan di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Alasannya, bibit siklon tropis 96S berpotensi menjadi siklon tropis dalam 48-72 jam ke depan.

Badai siklon tropis dapat memicu angin kencang dan ombak hingga 4 meter di wilayah Sumba, Selat Sumba, Kupang, Rote, dan Samudera Hindia di selatan Bali dan Jawa. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#bmkg bali #bmkg #ntt #ntb #badai #ngurah rai #pohon tumbang #bali #siklon tropis