radarbali.jawapos.com- Bali United akhirnya memutus paceklik kemenangan setelah tujuh pekan tanpa tiga poin.
Dalam lawatan ke markas PSM Makassar pada Jumat (25/4) malam, Serdadu Tridatu sukses membawa pulang kemenangan tipis.
Laga pekan ke-30 BRI Liga 1 2024/25 ini berlangsung di Stadion B.J. Habibie, Parepare, dengan tensi tinggi sejak menit awal.
Baca Juga: Tiro Bakhtiar dan Sepak Terjang di Balik Kesuksesan Para Pesohor Belantika Musik Indonesia
Gol semata wayang Bali United dicetak Privat Mbarga pada menit ke-22.
Memanfaatkan kelengahan Yuran Fernandez di kotak penalti, Privat melepas tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Reza Arya.
Unggul cepat, Bali United mendapat tekanan bertubi-tubi dari PSM. Namun hingga babak pertama usai, skor 1-0 tetap bertahan.
Baca Juga: Resmi Tinggalkan Persib, Berikut Kiprah Ciro Alves Bersama Maung Bandung
Di babak kedua, Bali United sempat menggandakan keunggulan lewat Boris Kopitovic. Sayangnya, gol tersebut dianulir setelah VAR menunjukkan posisi offside.
PSM Makassar berusaha mengejar ketertinggalan lewat peluang yang diciptakan Yuran Fernandez dan Daisuke Sakai.
Jaimerson Xavier bahkan sempat menambah gol untuk Bali United. Namun lagi-lagi, VAR menganulir gol tersebut karena dianggap offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan, gol Privat Mbarga menjadi satu-satunya pembeda. Tiga poin berharga pun berhasil dibawa pulang Bali United.
Pelatih kepala Bali United, Stefano "Teco" Cugurra, memberikan apresiasi penuh kepada anak asuhnya.
"Ini hasil yang bagus melalui perjuangan luar biasa para pemain. Kami beberapa pekan suda bermain bagus namun hasil tidak pernah menang. Dan kini kami kembali berhasil meraih kemenangan dan jadi modal bagus buat kami," ujar Coach Teco sebagaimana dikutip dari laman Bali United.
Selain itu, Teco juga memberikan dukungan untuk PSM Makassar yang akan berlaga di semifinal Shopee Cup 2024/25. Ia mengaku cukup terkejut melihat PSM tetap menurunkan banyak pemain inti menghadapi Bali United, padahal laga semifinal sudah di depan mata.
PSM saat ini unggul agregat 1-0 atas Cong An Ha Noi FC dan akan menentukan nasib mereka pada 30 April 2025.
“Sebagai pelatih, saya tentu berharap ada tim Indonesia yang melaju ke final kompetisi internasional. Semoga PSM bisa mencapai final,” tutup Teco.
Editor : Siti Patimah