Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jelang Waisak, 38 Biksu Jalan Kaki dari Thailand ke Borobudur

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 5 Mei 2025 | 20:01 WIB
TOLERANSI - Bhante yang sedang melaksanakan thudong menyapa siswa yang menyambut di Semarang, Jateng.
TOLERANSI - Bhante yang sedang melaksanakan thudong menyapa siswa yang menyambut di Semarang, Jateng.

RADAR BALI - Sebanyak 38 bhante (biksu) dari berbagai negara di Asia Tenggara melakukan prosesi thudong ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Puluhan biksu tersebut berangkat dari Thailand pada 6 Februari 205 dan melakukan perjalanan darat sejauh 2.500 kilometer melalui Malaysia dan Singapura.

Pada 16 April 2025 lalu, para biksu masuk ke Indonesia melalui Batam dan bertolak ke Jakarta dua hari kemudian.

Pada Jumat, 2 Mei 2025, para biksu telah tiba di Tegal, Jawa Tengah.

Kedatangan para biksu mendapat sambutan dari umat Buddha yang berbaris di sepanjang jalan Pantai Utara Jawa.

Sebelum melanjutkan perjalanan, para biksu berdoa di Klenteng Tek Hay Kiong dan beristirahat.

Pada Senin, 5 Mei 2025, para biksu melakukan perjalanan dari Batang ke Kendal setelah bermalam di Gereja Katolik Santo Antonius Padua.

Perjalanan para biksu akan berakhir di Borobudur pada Sabtu (10/5) menjelang puncak perayaan Waisak pada 12 Maret 2025.

Thudong adalah perjalanan ritual yang dilakukan seorang biksu dengan menempuh jarak ribuan kilometer.

Thudong merupakan satu dari 13 praktik dhutanga atau praktik pertapaan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang ajaran Buddha.

Selain itu, ritual thudong juga merupakan latihan ketekunan, kesabaran, pengendalian diri, dan hidup sederhana.

Sepanjang perjalanan, para biksu hanya mengenakan jubah oranye, sepasang sandal, dan kaus kaki. 

Puncak perayaan Tri Suci Waisak 2025 akan dilaksanakan Senin, 12 Mei 2025, pukul 23.55.59 WIB di Candi Borobudur. 

Prosesi dimulai dengan pengambilan api abadi dari Mrapen di Grobogan pada 10 Mei.

Sehari setelahnya dilakukan pengambilan air dari Umbul Jumprit di Temanggung. ***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#thailand #Thudong #Borobudur #candi borobudur #Waisak 2025