DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Program penertiban anak nakal yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi viral dan menuai sorotan akhir-akhir ini.
Program yang awalnya dinilai melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) ternyata memberikan perubahan besar pada sikap sang anak.
Puluhan anak telah dimasukkan ke barak militer di Jawa Barat dan mendapatkan pelatihan khusus dari TNI.
Para anak yang bermasalah dengan sekitarnya terutama orang tuanya tersebut menunjukkan perubahan signifikan usai menerima pelatihan.
Anak nakal tersebut dilatih berdisiplin dan beradab selama berada di dalam.
Dan hari ini para orang tua datang menjemput anak mereka namun ada hal menarik yang terekam video.
Dalam sebuah video akun gosip nampak anak-anak nakal tersebut berlari memeluk ibunya dan menciumi kaki sang ibu sembari meminta maaf.
Pemandangan tersebut sungguh membuat hati adem sekaligus menepis kekhawatiran pemerintah pusat atas program Dedi Mulyadi itu.
Kak Seto Mulyadi sendiri sebagai KPAI turut menghimbau program Gubernur Jawa Barat tersebut.
Ia mengkhawatirkan akan adanya pelanggaran HAM di dalamnya.
Namun kekhawatiran tersebut berubah seketika saat melihat langsung proses penggodokan oleh para TNI.
Dedi Mulyadi yang mendampingi kak Seto melihat proses tersebut pun bertanya bagaimana tanggapannya.
Kak Seto langsung memberikan jempol pertanda hal baik dan sukses dengan program tersebut.
Tak hanya di Jawa Barat berbagai daerah pun telah mulai melirik program tersebut.
Bahkan banyak masyarakat dari luar Jawa meminta diadakan program serupa dengan Dedi Mulyadi.***
Editor : Desi Rabiati