Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jaringan Melbourne Diduga Terlibat dalam Penembakan Dua WN Australia di Bali

Dhian Harnia Patrawati • Minggu, 15 Juni 2025 | 18:48 WIB

KORBAN SELAMAT - Sanar Ghanim, 30, yang berasal dari Melbourne.
KORBAN SELAMAT - Sanar Ghanim, 30, yang berasal dari Melbourne.

RADAR BALI – Seorang pria Australia tewas dan satu lainnya terluka dalam insiden penembakan di sebuah vila di kawasan wisata Badung, Bali.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, 14 Juni 2025, sekitar pukul 00.20 WITA di CA Villa, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Korban tewas diidentifikasi sebagai Zivan Radmanovic (32), yang diketahui memiliki keterkaitan kuat dengan Melbourne, Australia.

Sementara itu, korban luka adalah Sanar Ghanim (30-an), juga seorang pria asal Melbourne.

Menurut media Australia, news.com.au, Ghanaim diketahui memiliki hubungan dengan tokoh dunia bawah tanah Melbourne yang telah tewas, Carl Williams, dan pernah dipenjara pada tahun 2015 karena keterlibatannya dalam insiden penembakan yang tidak fatal di Melbourne.

Kepala Kepolisian Resor Badung, Arif Batubara, kepada Newsmenyatakan bahwa Radmanovic meninggal di tempat kejadian, sementara Ghanim segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Telah terjadi insiden penembakan. Ada dua korban, keduanya warga negara Australia," ujarnya.

"Kami belum bisa menentukan motif penembakan ini dan siapa pelakunya sampai investigasi kami selesai."

Kronologi Penembakan

Menurut keterangan istri Radmanovic, Gourdeas Jazmyn, ia terbangun sesaat setelah tengah malam oleh teriakan suaminya.

Meskipun menyelimuti wajahnya, Gourdeas Jazmyn mengaku melihat seorang pria mengenakan jaket oranye terang dan helm gelap.

Ia bersaksi melihat pria tersebut menembak suaminya di kamar mandi sebelum melarikan diri. Tak lama setelah itu, ia mendengar suara tembakan lagi dan teriakan Ghanim dari kamarnya.

Gourdeas Jazmyn kemudian berlari keluar kamar dan menemukan suaminya tergeletak di lantai, sementara Ghanim sudah bersimbah darah.

Ia segera memeriksa denyut nadi suaminya yang sayangnya sudah tidak ada.

Gourdeas Jazmyn juga berusaha memberikan pertolongan pertama untuk menghentikan pendarahan pada Ghanim.

Sedangkan seorang saksi mata di luar vila melaporkan melihat seorang pria mengendarai skuter mengenakan jaket hijau yang lazim dikenakan ojek online, helm gelap, dan masker wajah.

Pria tersebut terdengar mengatakan "I can't start my bike" dengan aksen Australia yang kuat.

Korban dan Kondisi Terkini

Zivan Radmanovic dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka tembak.

Berdasarkan hasil identifikasi Polres Badung dan Inafis Polda Bali, ditemukan sejumlah luka tembak pada tubuh Zivan Radmanovic , termasuk satu luka tembak di telapak kaki kanan, dua luka tembak pada dada kiri, dan luka robek pada pelipis, hidung, serta bahu kiri.

Sanar Ghanim mengalami luka dan saat ini dirawat intensif di BIMC Hospital di Kuta. Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) menyatakan telah memberikan bantuan konsuler kepada keluarga korban meninggal dan siap memberikan bantuan kepada korban luka.

Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap motif dan menangkap pelaku penembakan ini.

Keterkaitan korban dengan jaringan kriminal di Melbourne menjadi salah satu fokus penyelidikan untuk mengungkap latar belakang insiden tragis ini. ****

 
 
Editor : Ibnu Yunianto
#konjen australia #kriminalitas #kuta #badung #Maxim #gangster #ditembak #munggu #melbourne #berita bali #gojek #internasional #australia #polda bali #polres badung #Sanar Ghanim #keamanan #pariwisata #penembakan bali #warga australia #Zivan Radmanovic #vila #Kuta Badung #bali #DFAT #mengwi