Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jalur Denpasar-Gilimanuk Ambles: Logistik Jawa-Bali Terancam Lumpuh Sebulan, Bus-Truk Dialihkan Lewat Buleleng

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 9 Juli 2025 | 01:23 WIB
AMBLES :Kondisi Jalan ambles jalur utama Denpasar-Gilimanuk berada di depan Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan. (juliadi/radar bali)
AMBLES :Kondisi Jalan ambles jalur utama Denpasar-Gilimanuk berada di depan Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan. (juliadi/radar bali)

RADAR BALI - Jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di depan Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Bali, ditutup mulai Senin (7/7) akibat jalan ambles parah.

Kondisi ini dipicu oleh gorong-gorong di bawah badan jalan yang jebol, menciptakan lubang raksasa berkedalaman sekitar 6 meter dan melumpuhkan akses vital penghubung logistik Jawa-Bali.

Balai Jalan Nasional Jawa-Bali Kementerian Pekerjaan Umum memprediksi perbaikan jalur ini akan memakan waktu satu bulan ke depan.

Kronologi dan Dampak Kerusakan

Jebolnya gorong-gorong sebenarnya sudah terjadi sejak Minggu (22/6). Saat itu, kendaraan masih bisa melintas.

Namun, hujan deras yang mengguyur Tabanan pada Minggu (6/7) malam memperparah kondisi, menyebabkan lubang gorong-gorong meluas dan badan jalan ambles.

Penutupan total dilakukan demi keamanan, mengingat lebar jalan yang tersisa hanya sekitar 1 meter dan risiko amblesnya jalan secara keseluruhan.

Penutupan jalur ini berdampak signifikan terhadap lalu lintas. Kemacetan parah mengular berkilo-kilometer dari dua arah pada Senin (7/7).

Seluruh kendaraan, mulai dari roda dua, roda empat, hingga truk dan bus besar, harus dialihkan. Khusus kendaraan besar, baik dari arah barat maupun timur, diminta untuk putar balik mengambil jalur menuju Buleleng (Singaraja).

Pengalihan arus sudah dikoordinasikan dengan unit lalu lintas di Pos Mengwi, Badung, dan Pos Selemadeg. Kendaraan roda dua dan roda empat dari arah timur dialihkan menuju Desa Berembeng ke selatan, tembus di belakang Polsek Selemadeg, lalu tembus di selatan Pasar Senggol Bajera.

Sementara itu, dari arah barat, kendaraan dialihkan masuk ke Banjar Saraswati, Desa Bajera. Sistem satu arah diberlakukan di jalur alternatif desa untuk menghindari kemacetan. Para sopir kendaraan besar yang mengambil jalur Singaraja untuk beristirahat di area istirahat yang tersedia jika merasa kelelahan.

Rencana Perbaikan dan Target Waktu

Perbaikan jalan nasional tersebut telah dimulai pada hari ini. Perbaikan akan dilakukan dengan mengganti struktur lama pondasi pasangan batu dengan box culvert ukuran 2x2 meter.

Struktur lama sudah termakan usia dan tergerus air hujan. Meskipun masih dalam perhitungan estimasi, target perbaikan adalah satu bulan selesai, dengan upaya percepatan jika memungkinkan.

BPJN memastikan proyek dilaksanakan selama 24 jam dan berharap cuaca mendukung agar proses pengerjaan berjalan sesuai rencana, mengingat vitalnya jalur nasional ini bagi mobilitas masyarakat dan logistik antara Bali barat, timur, dan selatan. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#denpasar #jalan ambles #selemadeg #Pasar Bajera #gilimanuk #jembrana #bali #buleleng #denpasar gilimanuk