Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

BMKG: Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Penyeberangan Sanur-Nusa Penida Berbahaya

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 29 Juli 2025 | 17:11 WIB
Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika (BBMKG) wilayah III Denpasar kembali memberikan warning alias peringatan dini terkait gelombang tinggi di perairan Bali. (dok radar bali)
Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika (BBMKG) wilayah III Denpasar kembali memberikan warning alias peringatan dini terkait gelombang tinggi di perairan Bali. (dok radar bali)

RADAR BALI - Badan Meteorologi Klimatilogi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi terkait kondisi gelombang laut ekstrem yang berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran di sejumlah perairan Bali dan sekitarnya.

Gelombang tinggi hingga empat meter diperkirakan terjadi di wilayah perairan selatan Bali pada Selasa (29/7) hingga Rabu (30/7) pukul 20.00 WITA.

Berdasarkan analisis pola angin, wilayah perairan selatan Bali saat ini mengalami hembusan angin dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan mencapai 8-25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam.

Ombak setinggi 2,5 meter hingga 4 meter berpotensi terjadi di jalur penyeberangan Sanur-Nusa Penida. 

Sementara di Selat Badung, angin bergerak dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 6-20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam.

Peringatan ini ditujukan khususnya kepada nelayan dan operator kapal feri yang melintasi jalur perairan tersebut.

Di Selat Badung yang melayani penyeberangan Kusamba-Nusa Penida, tinggi gelombang terkategori rendah dengan ketinggian mencapai 0,5 meter hingga 1,25 meter.

Di Selat Lombok bagian utara yang melayani penyeberangan Padangbai-Lembar, angin diperkirakan mencapai 6-20 knots dengan tinggi gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter.   

Perahu nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan apabila angin mencapai kecepatan lebih dari 15 knot (27 km/jam) atau gelombang melebihi 1,5 meter.

Sementara untuk kapal feri, bahaya mengintai bila angin melebihi 21 knot dan gelombang mencapai 2,5 meter.

Sebagai informasi, perairan selatan Bali dikenal sebagai jalur utama kapal perikanan tangkap.

Selat Bali menjadi penghubung utama penyeberangan feri antara Jawa dan Bali, sedangkan Selat Lombok menghubungkan penyeberangan antara Lombok dan Bali.

Selat Badung sendiri merupakan jalur pelayaran wisata dari Denpasar ke Nusa Penida dan Klungkung, serta menjadi rute penting menuju kawasan timur Indonesia.

Sedangkan Selat Lombok juga menjadi jalur pelayaran wisata ke Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

BMKG mengimbau seluruh pelaku aktivitas kelautan untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dan menghindari pelayaran selama periode gelombang tinggi berlangsung. ***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Padangbai-Lembar #bali weather #Kusamba #bmkg #nusa penida #Peringatan cuaca #gelombang tinggi #lembar #padangbai #sanur #cuaca buruk