MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Badung menggelar Silaturahmi Kerja Daerah (Silakda) 2025 di Kantor DPRD Badung. Acara ini menjadi momen penting untuk menyusun program kerja dan membentuk organisasi tingkat kecamatan (Orsat) guna memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Ketua ICMI Orda Badung, Mohammad Thoha, menekankan tiga poin utama sebagai landasan kerja organisasi: semangat karyawan, relawan, dan amal. Ia mengajak seluruh anggota untuk bekerja dengan ikhlas sebagai relawan, bukan sebagai karyawan yang mengharapkan imbalan.
"Organisasi ini bukan tempat untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan wadah pengabdian dan kontribusi untuk umat dan masyarakat," ujar Thoha. Ia juga mengingatkan anggota untuk meluruskan niat, menjadikan setiap aktivitas sebagai ibadah, sesuai dengan Surah Adz-Dzariyat ayat 56.
Ketua Panitia Silakda, Rahmat Gunawan, menjelaskan tema acara tahun ini adalah, "ICMI Merawat Kebhinekaan, Membangun Badung, dan Sambut 80 Tahun Indonesia Merdeka". Tema ini kemudian diimplementasikan dalam berbagai program kerja yang berfokus pada masalah-masalah urgen di Badung, seperti:
- Kesehatan dan Lingkungan:
- Penyuluhan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
- Edukasi pengolahan limbah dapur rumah tangga.
- Hukum dan Generasi Muda:
- Edukasi remaja tentang pergaulan dan seks bebas, bekerja sama dengan BNNK Badung dan Polres Badung.
- Penyuluhan hukum terhadap permasalahan umat bersama LBH ICMI Orwil Bali.
- Ekonomi dan UMKM:
- Pengembangan UMKM dan pendampingan, termasuk kerja sama dengan lembaga keuangan.
- Fasilitasi pameran lapangan kerja (Job Fair) bersama Dinas Tenaga Kerja.
- Peningkatan wawasan ekonomi digital bagi pemuda-pemudi bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.ICMI Siap Sinergi dengan Pemerintah dan Berbagai Lembaga
Farida Hanum Ritonga, Ketua ICMI Orwil Bali, menegaskan pentingnya program kerja ICMI yang sinergis dengan pihak eksternal, termasuk pemerintah. Ia menyebutkan beberapa isu krusial di Bali, seperti pengelolaan sampah, air, energi, dan pemerataan ekonomi. Farida juga mengingatkan ICMI agar dalam membina UMKM, tidak boleh membeda-bedakan suku, agama, ras, dan antargolongan.
Kepala Badan Kesbangpol Badung, I Nyoman Suendi, menyambut baik program kerja ICMI. Ia melihat adanya kesamaan tujuan, salah satunya dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba. Ia bahkan menawarkan kerja sama dengan ICMI melalui program Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung, yang sudah memiliki anggaran.
Sekretaris Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Badung, I Wayan Sukarya, juga berharap terjalin sinergi yang kuat dengan ICMI. Ia mengajak seluruh warga Badung, termasuk ICMI, untuk bersama-sama merawat kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk. Sukarya menekankan pentingnya menjaga Indeks Kerukunan Umat Beragama di Badung yang sudah tinggi agar tidak menurun.***
Editor : M.Ridwan