RADAR BALI - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melayat ke rumah duka Ni Jero Samiarsa di Jero Gede Penatih di Banjar Saba, Penatih, Denpasar.
Mendiang merupakan ibunda Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Ketua DPP PDIP I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga.
Megawati tiba sekitar pukul 11.00 WITA dengan didampingi putranya Prananda Prabowo, Nancy Prananda, Sekjen DPP PDIP 2019-2015 Hasto Kristiyanto, Gubernur Bali Wayan Koster, Wagub Nyoman Giri Prasta, dan kepala daerah se-Bali.
Kedatangan Megawati yang mengenakan kebaya putih dan kipas merah berlogo PDIP disambut IGN Jaya Negara, Bintang Puspayoga, AA Puspayoga, dan Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa.
Ni Jero Samiarsa wafat pada Kamis (17/7) pada usia 90 tahun. Mendiang yang berasal dari Banjar Sembung, Mengwi, menikah dengan Gusti Ngurah Gde Sutedja dan melahirkan sembilan anak.
Di antaranya, IGN Jaya Negara (wali kota Denpasar), I Gusti Ayu Bintang Darmawati (eks Menteri PPA), dan I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya (anggota DPRD Bali).
Palebon dilaksanakan pada 4 Agustus 2025 diawali dengan nyiramin pada 20 Juli 2025.
Karena Ni Jero Samiarsa seorang serati banten, palebon menggunakan tingkatan ngewangun di mana melibatkan penyucian 108 organ tubuh.
Palebon yang dilaksanakan di Setra Peninjoan, Penatih, Denpasar, tersebut juga menggunakan bade Batur Sari dan diiringi petulangan Lembu Istri Hitam, ogoh-ogoh cupak, dan piranti puncak karya pelebon lainnya.
Menurut ajaran Hindu, api berarti lambang kekuatan Dewa Brahma sehingga Ngaben memiliki arti jalan menuju Brahma.
Ngaben bertujuan untuk atma dari unsur Panca Maha Butha dan mengantarkan sang atman menuju alam Brahman atau alam ketuhanan. ***
Editor : Ibnu Yunianto