Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tujuh Menteri Rapat di Bali, Konsolidasi dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Ini Targetnya

Ni Kadek Novi Febriani • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 13:03 WIB
KOPERASI MERAH PUTIH: Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (kanan depan), saat rapat konsolidasi percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di daerah.
KOPERASI MERAH PUTIH: Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (kanan depan), saat rapat konsolidasi percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di daerah.

DENPASARradarbali.jawapos.com -  Bali menjadi tempat rapat konsolidasi dan percepatan operasionalisasi Koperasj/Kelurahan Merah Putih dihadiri tujuh menteri. Dipimpin oleh Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, kemudian dihadiri Menteri Koperasi Budie Arie Setiadi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri PAN RB Rini Widyantini, Menteri Hukum dan Hak Asai Manusia Supratman Andi Agtas, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso. 

Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tuan rumah ikut duduk di depan mendampingi tujuh menteri tersebut di Wiswa Sabha Utama kemarin (8/8/2025). 

Hadir juga Gubernur  atau yang diwakili oleh Wakil Gubernur  seluruh Indonesia mengikuti rapat konsolidasi tersebut. Menteri Koordinator Pangan Zulhas menyebut target harus segera  terbentu satgas Koperasi Merah Putih menjalankan  program utama Presiden Prabowo Subianto. Segera terbentuk satgas dari pusat hingga kabupaten/kota. Zulhas pasang  target  bulan ini telah  terbentuk sebanyak 15 ribu koperasi. 

 Baca Juga: Ngeri! Warga Panik, Air Bah dari Laut Terjang Kawasan Wisata Water Blow Nusa Dua, Lokasi Ditutup Sementara, Begini Kondisinya

Zulhas meminta kepala daerah   menginventaris lokasi yang bisa dijadikan koperasi.  Hasil pembahasannya, Gubernur segera  mengkonsolidasi  bupati/wali kota membentuk satgas  percepatan pembentukan kopdeskel Merah Putih khusus bagi  belum terbentuk.

”Satu minggu ke depan akan dilakukan monev, terkait pembentukan satgas ini,” ucap Zulhas sebelum menutup rapat. 

Koperasi ini tidak menyangkut soal simpan pinjam saja,  tapi juga  menjalankan bisnis. Bank Himbara (Himpunan Bank Kilik Negara)  dan juga BUMN. 

Koperasi Merah Putih  dapat memjual gas LPG, pupuk, sembako dan obat-obatan karena mengikutsertakan Kimia Farma.”Ini gotong royong semua terlibat termasuk BUMN. Kami pastikan terbentuk 100 persen satgas provinsi dan kabupaten/kota,” ucap Zulhas. 

 Baca Juga: Honda DBL with Kopi Good Day 2025: KONI Bali Apresiasi Ajang Bergengsi Pelajar

Lebih lanjut disampaikan, Zulhas mengingatkan pembentukan  Koperasi Merah Putih memperhatikan tempatnya dan juga yang menyediakan gudang (storage) memadai.  Harapannya juga  koperasi ini menjadi termasuk motor energi terbarukan.

”Kami meminta gubernur rapat dengan bupati/wali kota atau stakeholder terkait seperti PLN., Bulog dan pupuk dan lain-lain. Harap dimotori dengan baik,” imbuh pria yang juga menjabat Ketua Umum PAN ini. 

Sementara itu untuk di Bali, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku telah mengikuti program pusat. Ia mengklaim telah tuntas membentuk Koperasi Merah Putih  sebanyak 716 di seluruh desa di kabupaten/kota.”Sudah terbentuk semua,” jawabnya singkat ditemui rapat konsolidasi.***

Editor : M.Ridwan
#Koperasi Merah Putih #gubernur bali wayan koster #7 menteri rapat di Bali