Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali Diserbu Wisatawan Asing, Tiga Rute Penerbangan Ini Jadi Primadona

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:35 WIB
Suasana di bandara Ngurah Rai Tuban disaat Lewatobi erupsi
Suasana di bandara Ngurah Rai Tuban disaat Lewatobi erupsi

RADAR BALI - Pulau Dewata kembali menunjukkan pesonanya di mata dunia.

Selama bulan Juli 2025, Bali mengalami lonjakan wisatawan yang signifikan, terutama dari mancanegara.

Hal ini membuat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatatkan rekor pergerakan penumpang tertinggi sepanjang tahun, bahkan melampaui keramaian pada periode libur besar seperti Tahun Baru dan Lebaran.

Selama Juli, Bandara Ngurah Rai melayani total 2.356.143 penumpang.

Angka ini didominasi oleh penumpang dari rute internasional yang mencapai 1.464.677 orang atau sekitar 62 persen dari total pergerakan.

Sementara itu, penumpang domestik tercatat sebanyak 891.466 orang atau 38 persen.

Jika dirata-ratakan, setiap harinya bandara melayani 76.005 penumpang.

Angka ini menunjukkan lonjakan drastis sebesar 22 persen dibandingkan rata-rata harian pada semester pertama 2025 yang hanya 63.117 penumpang.

Sebagai perbandingan, puncak libur Tahun Baru dan Lebaran 2025 hanya mencatatkan rata-rata 72 ribu penumpang per hari.

Menurut pengelola bandara, ada tiga faktor utama yang memicu gelombang kedatangan ini: periode libur sekolah, puncak liburan musim panas di negara-negara asing, serta maraknya penyelenggaraan acara Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) oleh berbagai lembaga pemerintahan di Bali.

Lonjakan jumlah penumpang ini tentu sejalan dengan meningkatnya lalu lintas pesawat.

Sepanjang Juli, tercatat 13.127 pergerakan pesawat, dengan rata-rata 423 penerbangan setiap harinya.

Angka ini naik 11 persen dibandingkan rata-rata harian sebelumnya. Puncak kepadatan terjadi pada 11 Juli 2025, di mana terdapat 441 pergerakan pesawat yang mengangkut total 79 ribu penumpang dalam satu hari.

Dari ribuan penerbangan tersebut, tiga rute menjadi primadona atau favorit utama bagi para pelancong.

Rute domestik tersibuk adalah Jakarta (Cengkareng) dengan 416.526 penumpang dan 2.158 pergerakan pesawat.

Untuk rute internasional, Singapura menempati posisi puncak dengan 275.555 penumpang dari 1.102 penerbangan.

Posisi berikutnya diisi oleh Kuala Lumpur, Malaysia, yang melayani 165.507 penumpang melalui 902 penerbangan.

Secara akumulatif dari Januari hingga Juli 2025, Bandara Ngurah Rai telah melayani 13.780.388 penumpang, membuktikan bahwa geliat pariwisata Bali terus menunjukkan tren positif yang kuat.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat sebanyak 637.868 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) masuk Bali sepanjang Juni 2025.

Jumlah wisman yang langsung datang ke Bali pada Juni 2025 mencapai 637.868 kunjungan, naik 5,92 persen dibanding Mei 2025 dan naik 22,46 persen dari Juni 2024.

Dengan jumlah tersebut maka secara kumulatif semester pertama 2025 ini sebanyak 3.282.747 kunjungan wisman masuk Bali atau naik 12,68 persen dibanding semester pertama tahun 2024.

BPS Bali mendata wisman Australia masih menjadi pengunjung tertinggi Bali dengan sebanyak 143.915 kunjungan sepanjang Juni 2025 disusul India 65.659 kunjungan.

Berikutnya adalah Tiongkok 45.755 kunjungan, Korea Selatan 30.258 kunjungan, dan Amerika Serikat 29.738 kunjungan.

Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Australia mengalami pertumbuhan. Hanya wisatawan India yang mencatat penurunan jumlah kunjungan. *** 

 
Editor : Ibnu Yunianto
#india #kunjungan wisata #amerika serikat #australia #wisatawan asing #tiongkok #bali #pergerakan pesawat #Korea Selatan