Kepala Cabang BRI Diculik dan Dibunuh, 4 Pelaku Ditangkap, Otak Kejahatan Masih Diburu
Dhian Harnia Patrawati• Jumat, 22 Agustus 2025 | 19:40 WIB
BAPAK DUA ANAK - Kepala Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih Muhammad Ilham Pradipta.
Jakarta – Tragedi keji menimpa Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37), yang menjadi korban penculikan dan pembunuhan berencana.
Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area persawahan Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2025) pagi.
Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat dan berhasil menangkap empat orang terduga pelaku.
Namun, polisi menyatakan bahwa eksekutor utama dan dalang di balik kejahatan ini masih dalam pengejaran intensif.
Kronologi Penculikan Terekam CCTV
Peristiwa penculikan terjadi pada Rabu (20/8/2025) sore. Menurut rekaman CCTV, kejadian bermula saat Ilham hendak pulang usai menghadiri rapat di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Sekitar pukul 18.30 WIB, saat berjalan menuju mobil hitamnya di area parkir Lotte Mart Susukan, Ciracas, Ilham disergap oleh dua pria yang keluar dari mobil putih yang terparkir di sebelahnya.
Meskipun sempat melakukan perlawanan, korban akhirnya tak berdaya dan dipaksa masuk ke dalam mobil para pelaku.
Penemuan Jasad dan Penangkapan Pelaku
Keesokan harinya, Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB, seorang penggembala sapi menemukan jasad Ilham di area persawahan Kampung Karang Sambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Korban ditemukan dengan kondisi mata, tangan, dan kaki terikat lakban.
Berdasarkan penyelidikan, tim gabungan kepolisian berhasil meringkus empat terduga pelaku di lokasi berbeda:
AT, RS, dan RAH ditangkap di sebuah rumah di Johar Baru, Jakarta Pusat.
RW ditangkap di sebuah bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT) saat berusaha melarikan diri.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, mengonfirmasi penangkapan tersebut.
“Empat orang sudah diamankan. Namun eksekutor utama masih diburu,” ujarnya.
Hal ini diperkuat oleh pernyataan Kanit IV Subdit Resmob, AKP Charles Bagaisar, yang menyebut para pelaku yang tertangkap hanyalah suruhan.
"Mereka ini disuruh oleh seseorang untuk menculik korban," jelasnya.
Duka Keluarga dan Desakan Pengungkapan Aktor Intelektual
Keluarga besar almarhum mendesak polisi untuk segera mengungkap tuntas kasus ini, terutama menangkap aktor intelektual yang merencanakan pembunuhan sadis tersebut.
Istri korban, Puspita Aulia, masih tidak menyangka suaminya yang dikenal baik dan ramah harus berakhir dengan cara yang tragis.
“Harapannya, kasus ini cepat diusut tuntas. Segera tangkap pelakunya, ketahuan motifnya apa, dan siapa otaknya,” ujar PU usai pemakaman di TPU Situgede, Kota Bogor, Kamis dini hari.
Adik ipar korban, Intania Rizky Utami, menyebut bahwa Ilham tidak pernah memiliki musuh.
Keluarga menduga kuat bahwa korban sudah dibuntuti oleh para pelaku sebelum diculik, terlihat dari posisi mobil pelaku yang sudah menunggu di sebelah mobil korban.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu pelaku lain yang masih buron dan mengungkap motif utama di balik penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta. ***