RADAR BALI - Menjelang September 2025, masyarakat mulai mencari tahu jadwal libur dan cuti bersama untuk merencanakan aktivitas maupun liburan.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri — Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi — yang ditetapkan pada Oktober 2024 lalu, terdapat satu hari libur nasional di bulan September.
Hari libur tersebut jatuh pada Jumat, 5 September 2025, yang diperingati sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dengan demikian, masyarakat yang bekerja Senin hingga Jumat berkesempatan menikmati long weekend tiga hari berturut-turut, yakni 5–7 September 2025.
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025 yang Tersisa
Mengacu pada SKB 3 Menteri, berikut sisa libur nasional dan cuti bersama tahun 2025:
-
Jumat, 5 September 2025: Libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW
-
Kamis, 25 Desember 2025: Libur nasional Hari Raya Natal
-
Jumat, 26 Desember 2025: Cuti bersama Hari Raya Natal
Keistimewaan Bulan Rabiul Awal
Rabiul Awal merupakan bulan istimewa dalam kalender Islam. Di bulan ini, Nabi Muhammad ﷺ dilahirkan ke dunia sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Nama “Rabiul Awal” sendiri bermakna awal musim semi, yang secara simbolis diartikan sebagai awal kehidupan baru penuh berkah.
Doa Memasuki Bulan Rabiul Awal
Ulama asal Hadhramaut, Habib Umar bin Hafizh, mengajarkan doa berikut ketika memasuki bulan Rabiul Awal:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي خَاتِمَةِ شَهْرِنَا هَذَا ، وَأَقْدِمْ عَلَيْنَا رَبِيعٌ الْأَوَّلِ بِصَلَاحِ الْبِلَادِ وَالْعِبَادِ وَدَفْعِ الْبَلَاءِ وَالْفَسَادِ وَتَفْرِيجِ كَرْبِ أُمَّةِ حَبِيبِك مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَافِي وَالْبَادِ ، يَاكَرِيمْ يَاجُوَادْ
Allaahumma baarik lanaa fi khootimati syahrina Hadza, wa aqdim 'alainaa Robi'uul awwali bisholaahil balaadi wal 'ibaadi wa daf'il balaa-i wal fasaadi watafriiji karbi ummati habibika Muhammad shollallahu 'alaihi wasallama fil kholfii wal baadi Ya Kariim ya Juwaad.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di pengujung bulan ini dan datangkanlah kepada kami bulan Rabiul Awal dengan kebaikan bagi negeri dan penduduknya. Angkatlah bala dan kerusakan, serta hilangkanlah kesedihan umat Nabi-Mu Muhammad ﷺ, baik yang tampak maupun tersembunyi. Wahai Dzat Yang Maha Mulia dan Maha Dermawan.”
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan membaca doa awal bulan sebagaimana diriwayatkan dalam hadits:
اَللهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ
Allaahumma Ahillahuu 'alainaa bil Yumni wal iimaani was Salaamati wal Islaami Robbi wa Rabbukallah.
Artinya:
“Ya Allah, tampakkanlah bulan ini kepada kami dengan kebahagiaan, iman, keselamatan, dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.” (HR. at-Tirmidzi, ad-Darimi)
Kesempatan Berlibur dan Beribadah
Dengan adanya libur panjang pada awal bulan September 2025, masyarakat tidak hanya bisa merencanakan liburan atau pulang kampung, tetapi juga memanfaatkannya untuk memperbanyak doa, zikir, dan amalan sunnah di bulan Rabiul Awal yang penuh keberkahan. ***
Editor : Ibnu Yunianto