Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Empat Pelaku Penculikan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih Mohamad Ilham Pradipta Resmi Tersangka, Motif Masih Didalami

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 25 Agustus 2025 | 19:09 WIB

Terduga aktor intelektual penculikan dan pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih Ilham Pradipta.
Terduga aktor intelektual penculikan dan pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih Ilham Pradipta.

RADAR BALI – Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37), akhirnya menemui titik terang. Polda Metro Jaya menetapkan empat otak penculikan sebagai tersangka, yakni C, DH, YJ, dan AA.

"Telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi seperti dikutip dari Instagram.

Hingga kini, pemeriksaan intensif terhadap para pelaku masih berlangsung.

Kronologi Penculikan

Peristiwa penculikan terjadi pada Rabu (20/8/2025) sore. Berdasarkan rekaman CCTV, Ilham yang baru selesai menghadiri rapat di sebuah pusat perbelanjaan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, disergap saat menuju mobil pribadinya.

Sekitar pukul 18.30 WIB, dua pria bertubuh kekar keluar dari mobil putih yang sudah terparkir di samping kendaraan korban. Meski sempat melakukan perlawanan, Ilham dipaksa masuk ke dalam mobil pelaku.

Keesokan harinya, Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB, seorang penggembala sapi menemukan jasad korban di area persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Saat ditemukan, kondisi korban mengenaskan: mata, tangan, dan kaki terikat lakban.

Hasil pemeriksaan forensik menyebut korban meninggal akibat luka benda tumpul di dada dan leher, serta kekurangan oksigen.

Penangkapan Para Pelaku

Tim gabungan kepolisian bergerak cepat. Sejauh ini, delapan orang telah diamankan terkait kasus ini:

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan penangkapan tersebut.

Desakan Keluarga dan Alumni Unsoed

Keluarga korban menuntut agar para pelaku dihukum seberat-beratnya. Puspita Aulia, istri korban, mengaku masih tak percaya suaminya yang dikenal ramah bisa berakhir tragis.

“Harapannya, kasus ini cepat diusut tuntas. Segera tangkap semua pelakunya, ketahuan motifnya apa, dan siapa otaknya,” ujarnya.

Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), tempat Ilham menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian angkatan 2006, juga mendesak agar proses hukum dijalankan secara transparan dan profesional.

Motif Masih Gelap

Meski delapan pelaku sudah diamankan, polisi belum mengungkap detail motif penculikan dan pembunuhan ini. “Saat ini masih dalam pendalaman,” ujar Abdul Rahim.

Polda Metro Jaya memastikan akan terus melakukan penyelidikan mendalam hingga eksekutor utama ditangkap dan motif di balik kasus tragis ini terkuak.***

 

 

 

 

 

Editor : Ibnu Yunianto
#BRI cempaka putih #Penculikan kacab bank BRI #penculikan #Kacab Bank BUMN #Mohamad Ilham Pradipta #Unsoed Purwokerto #Muhammad Ilham Pradipta #polda metro jaya #Unsoed #penculikan kacab bri #kepala cabang #pembunuhan kacab bank bumn #Kepala Cabang BRI Cempaka Putih #Kacab BRI Cempaka Putih #Kacab Bank #Kacab #kepala cabang bri diculik #kepala cabang bri dibunuh