RADAR BALI - Jenazah Affan Kurniawan, pengemudi Gojek yang ditabrak mobil rantis Brimob di Pejompongan telah dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan.
Ratusan pengemudi ojek online mengawal kepulangan jenazah driver Gojek Affan Kurniawan dari RSCM sekitar pukul 02.30 WIB.
Dengan ambulans, jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Blora, Jakarta Pusat. Jenazah pria lajang tersebut rencananya akan dimakamkan pagi ini di TPU Karet Bivak, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit pada Kamis malam menemui keluarga korban di RSCM. Pria kelahiran Ambon itu datang untuk mengucapkan belasungkawa dan memohon maaf pada keluarga korban.
Kapolri juga meminta maaf pada komunitas ojek online dan menegaskan tujuh anggota Polri yang bersalah karena menabrak korban hingga meninggal akan mendapatkan sanksi tegas.
Affan tertabrak dan terlindas kendaraan taktis milik Brimob sekitar pukul 19.25 WIB di depan Rumah Susun Bendungan Hilir, Pejompongan, Jakarta Pusat.
Saat itu, kendaraan rantis Polri kembali ke Mako Brimob Kwitang setelah mengamankan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR.
Demonstrasi dilakukan serikat buruh yang membawa enam tuntutan. Yakni, hapus outsourching dan tolak upah murah, stop PHK, reformasi pajak perburuhan, sahkan RUU ketenagakerjaan tanpa omnibus law, sahkan RUU perampasan aset, dan revisi RUU Pemilu.
Setelah peserta aksi unjuk rasa buruh membubarkan diri, datang peserta aksi mahasiswa dan pelajar yang menuntut pembubaran DPR dan pencabutan tunjangan anggota DPR yang berlebihan.
Aksi susulan ini berlangsung hingga malam, sehingga dibubarkan petugas Polri. ***
Editor : Ibnu Yunianto