Radar Bali.id- Sejak peristiwa tragedy kemanusiaan pengojek online Affan Kurniawan, 21, meninggal dunia pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, setelah ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (rantis) jenis Barakuda milik Brimob saat terjadi demo di kawasan depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, amarah rakyat yang memantik unjuk rasa terus meluas.
Sejumlah aksi unjuk rasa melawan keangkuhan wakil rakyat dan penolakan kebijakan pemerintah berakhir ricuh dan terjadi pembakaran gedung fasilitas umum.
Bahkan penjarahan, sejak 28.29, hingga 30 Agustus 2025. Berikut beberapa lokasi yang mengalami kejadian tersebut antara lain:
- Mataram (NTB): Gedung DPRD Provinsi NTB dibakar dan dijarah oleh massa.
- Bandung (Jawa Barat): Gedung DPRD Jawa Barat menjadi sasaran perusakan dan pembakaran pagar. Selain itu, sebuah rumah yang merupakan aset negara milik MPR RI di seberang kantor DPRD Jabar juga dibakar.
- Makassar (Sulawesi Selatan): Gedung DPRD Makassar hangus terbakar. Akibat kejadian ini, dilaporkan ada korban jiwa.
- Solo (Jawa Tengah): Gedung DPRD Kota Solo hangus dibakar massa. Pos penjagaan dan Gedung Setwan juga menjadi sasaran pembakaran.
- Jogjakarta (DIJ): Markas Polda DIY dilaporkan dibakar oleh massa aksi.
- Surabaya (Jawa Timur): Kerusuhan terjadi di depan Gedung Negara Grahadi. Sisi barat gedung tersebut dibakar massa.
- Kediri (Jawa Timur): Kantor DPRD dan Pemkab Kediri dirusak dan dijarah massa. Selain itu, kantor DPRD Kota Kediri juga hangus terbakar.
- Cirebon (Jawa Barat): Bagian utara dan selatan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon terbakar.
- Jakarta: Beberapa fasilitas umum dan pos polisi juga dibakar massa di beberapa titik di Jakarta.
Mereka yang Diserbu Rumahnya dan Dijarah Pendemo
Mereka para pesohor, wakil rakyat yang menjadi musuh Masyarakat dan diserbu serta dijarah oleh demonstran adalah:
- Ahmad Sahroni: Rumah anggota DPR ini di Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk dan dijarah oleh massa. Aksi ini diduga dipicu oleh pernyataan Sahroni yang menyebut wacana pembubaran DPR sebagai "ide orang tolol sedunia". Barang-barang mewah, termasuk mainan koleksi dan mobil, dilaporkan rusak dan dijarah.
- Uya Kuya: Meskipun telah meminta maaf, rumah Uya Kuya di Duren Sawit juga menjadi sasaran massa. Pagar rumahnya dijebol dan berbagai harta benda, termasuk TV, dispenser, hingga hewan peliharaan, dilaporkan dijarah.
- Eko Patrio: Setelah rumah Ahmad Sahroni dan Uya Kuya menjadi sasaran, rumah Eko Patrio juga dilaporkan diserbu dan dijarah massa. Barang-barang seperti kulkas, dispenser, dan pakaian disebut-sebut ikut dijarah.
Seperti diketahui bahwa aksi penjarahan ini merupakan bagian dari gelombang amarah publik yang meluas terhadap beberapa anggota DPR. Massa menyoroti pernyataan dan perilaku para anggota dewan yang dianggap tidak peka terhadap kondisi masyarakat.[JPG/dari berbagai sumber]
Editor : Hari Puspita