DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Ahmad Sahroni tak lepas dari sorot mata masyarakat usai pernyataan kontroversinya belakangan ini.
Anggota Partai NasDem yang baru dinonaktifkan tersebut tersulut emosi setelah rumah yang ia bangun dengan susah payah dijarah demonstran.
Tak hanya rumah yang rusak dan dijarah, ia juga terancam kehilangan kursi elit di parlemen.
Menanggapi hal tersebut alih-alih meminta maaf Sahroni malah menyalahkan warga sekitar rumah yang tak turut serta menjaga.
Melalui unggahannya di akun X Sahroni meluapkan kekesalannya dan menyebutkan kebaikannya selama ini terhadap masyarakat sekitar kediamannya.
Sahroni bahkan mengucap kembali bagaimana ia sering berbagi hingga membantu warga membayar cicilan motor dan kebutuhan warga.
Ia juga dengan tegas akan menindak pelaku penjarahan di rumahnya dan telah melakukan laporan kepolisian.
Setelah lama dicecar dan dituntut meminta maaf oleh petinggi partai NesDem, Sahroni akhirnya melunak.
Ia mengunggah permintaan maaf di media sosialnya dengan penuh kesadaran.
Akan tetapi ia menolak untuk pulang ke Indonesia di mana saat ini ia berada di luar negeri mengamankan diri dan keluarga.
“Untuk seluruh rakyat Indonesia saya minta maaf yang sebesar-besarnya tas ucapan yang telah saya lontarkan, dengan penuh kerendahan hati saya tidak akan mengulangi dan akan memperbaiki,” tulis Sahroni.
Lebih lanjut, ia juga menyesalkan karena tidak bisa pulang ke Indonesia seperti yang publik inginkan lantaran tengah mengamankan diri dan keluarganya di luar negeri.***
Editor : Desi Rabiati