DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Nama Riza Chalid kembali mencuat di sela kericuhan akibat demo DPR saat ini.
Riza Chalid banyak diperbincangkan dan dituding sebagai dalang kericuhan sehingga mengakibatkan banyak korban jiwa.
Ia saat ini ditersangkakan oleh Prabowo dan hal tersebut menuai banyak apresiasi publik.
Riza dijuluki "Saudagar Minyak" (The Gasoline Godfather) karena dianggap mendominasi bisnis impor minyak via Petral dan kerap dianggap sebagai "penguasa abadi bisnis minyak" di Indonesia.
Nilai bisnisnya diperkirakan mencapai 30 miliar USD per tahun.
Dengan total kekayaan yang diperkirakan mencapai 415 juta dolar, Chalid merupakan orang terkaya ke-88 dalam daftar 150 orang terkaya versi Globe Asia.
Riza Chalid merupakan anak dari pasangan Chalid bin Abdat dan Siti Hindun binti Ali Alkatiri.
Riza Chalid menikah dengan Roestriana Adrianti yang kerap disapa dengan Uchu Riza pada tahun 1985.
Pertemuan mereka berlangsung singkat, pada acara ulang tahun Uchu, lalu langsung menikah tiga bulan kemudian.
Dari pernikahan ini Riza dan Uchu memiliki dua anak, Muhammad Kerry Adrianto (lahir tahun 1985) dan Kenesa Ilona Rina (lahir tahun 1989).[1]
Nama Reza mulai mencuat sehubungan dengan kasus yang melibatkan Setya Novanto, ketua DPR RI dalam kontroversi perpanjangan izin operasi PT Freeport Indonesia, sebuah perusahaan tambang emas yang besar di Provinsi Papua yang sudah berdiri sejak 1966.
Nama Riza Chalid juga ditengarai ikut bermain dalam pemilihan umum 2014 di Indonesia, sebagai salah seorang pendukung dan penyandang dana Prabowo Subianto dengan membiayai tabloid fitnah Obor Rakyat dan membeli Rumah Polonia yang menjadi markas tim sukses Prabowo-Hatta.
Ia juga disebut-sebut ikut membiayai kampanye pencalonan presiden Anies Baswedan dengan menyumbangkan private jet miliknya yang digunakan Anies untuk berkampanye.
Pada Desember 2015 Riza Chalid melalui pengacaranya melaporkan pencemaran nama baik untuk pembuat akun twitter palsu @Riza_Chalid yang menyebarkan informasi tidak benar.
Pada tahun 2025 direksi Pertamina Patra Niaga menjadi tersangka korupsi yang ditetapkan Kejagung.
Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan olahan minyak bumi yang diketahui bekerja sama dengan saudagar minyak.
Diketahui Riza Chalid masih memiliki kaitan dengan Patra Niaga melalui perusahaan putranya yang turut terjerat.***
Editor : Desi Rabiati