Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Orang Dekat Anies Baswedan Berpeluang Gantikan

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 11 September 2025 | 15:26 WIB
MUNDUR - Rahayu Saraswati
MUNDUR - Rahayu Saraswati

RADAR BALI - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengumumkan pengunduran dirinya.

Keponakan Presiden Prabowo Subianto yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII ini mundur setelah pernyataannya dalam sebuah podcast memicu kontroversi publik.

Atas pernyataannya yang dinilai menyakiti perasaan masyarakat, Saraswati telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Dengan pengunduran diri ini, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, berpeluang besar untuk menggantikannya di Senayan.

Dalam pernyataan video yang diunggah di akun Instagram-nya pada Rabu (10/9/2025), Rahayu Saraswati menjelaskan duduk perkara kontroversi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa polemik bersumber dari sebuah episode podcast "On The Record" di Antara TV Indonesia yang tayang pada 28 Februari 2025.

Menurutnya, potongan video berdurasi dua menit dari wawancara sepanjang 42 menit—khususnya dari menit ke-25 hingga ke-27—diedarkan dan dinilai tidak sensitif serta menyakiti masyarakat.

"Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup," katanya.

"Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya," ujar Sara, sapaan akrabnya.

Meskipun berniat untuk mendorong kewirausahaan di era digital, Saraswati mengakui privilese yang dimilikinya dan menyadari bahwa kata-katanya tidak mempertimbangkan perjuangan yang dihadapi banyak orang.

Dalam pernyataan pengunduran dirinya, ia menyampaikan keinginan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir, yaitu pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan di Komisi VII DPR.

Ia juga berjanji bahwa sisa dana yang dialokasikan untuk daerah pemilihannya (dapil) akan terus digunakan untuk bantuan alat kesehatan, pelatihan kewirausahaan, dan program pemberdayaan pemuda hingga habis.

Pengunduran diri ini membuka jalan bagi Ahmad Riza Patria, yang merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta pendamping Anies Baswedan pada periode 2020-2022.

Pada Pileg 2024 di Dapil DKI Jakarta III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu), Rahayu Saraswati berhasil meraih kursi dengan perolehan 52.932 suara.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang juga maju dari dapil yang sama, memperoleh 45.998 suara.

Sesuai aturan Pergantian Antarwaktu (PAW), kursi anggota dewan yang kosong akan diisi oleh calon legislatif dari partai dan dapil yang sama dengan perolehan suara terbanyak berikutnya.

Namun, karena Ahmad Riza Patria telah dilantik sebagai wakil menteri desa, Gerindra bisa saja menugaskan kader lain yang berada di dapil yang sama.

Berdasarkan hasil real count, Siti Husniaty yang menempati nomor urut 4 berpeluang menggantikan Sara karena berhasil menjadi pemilik suara terbesar ketiga di Dapil Jakarta 3.

Jumlah pemilih yang dia dapatkan adalah 15.675 suara. Dia unggul sekitar 2 ribu suara dibandingkan Hosea Sanjaya yang berada di nomor urut 3. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#riza patria #saraswati djojohadikusumo #gerindra #rahayu saraswati #Rahayu saraswati mundur dari dpr ri #Dapil Jakarta 3 #Rahayu Saraswati Djojohadikusumo #prabowo subianto #dpr #hasjim djojohadikusumo #anies baswedan