Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ini Link Video Tak Senonoh Pimpinan Ponpes vs Santriwati yang Digerebek Warga Lagi Main di Dalam Mobil

Desi Rabiati • Sabtu, 13 September 2025 | 19:33 WIB
BEJAT: Ilustrasi perkosaan anak dibawah umur oleh seorang arsitek di Denpasar
BEJAT: Ilustrasi perkosaan anak dibawah umur oleh seorang arsitek di Denpasar

DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Dunia Maya dihebohkan dengan video yang beredar luas di media sosial sepasang kekasih digerebek warga karena aksi mereka yang dinilai tak senonoh.

Pria dan wanita tersebut dikabarkan adalah seorang ustadz dan santriwatinya sedang berduaan di sebuah mobil.

Pria didapati tanpa sehelai baju yang sontak saja membuat warga mengamuk.

Setelah ditelusuri lokasi kejadian penggerebekan tersebut adalah di pantai Desa Kahad, Teupah Tengah, Simeulue Aceh.

Pria tersebut diketahui pimpinan pondok pesantren yang berinisial Ustadz FAH.

Ia merupakan pemilik pondok pesantren di Simeulue Timur.

Ustadz tersebut diketahui sangat terkenal di Simeulue dan dikenal ramah sekali.

Tak banyak yang menyangka aksinya tersebut membuat penduduk heran dan tak menyangka.

Saat penggerebekan terjadi santriwati tersebut mengenakan cadar dah warga pun membuka paksa pintu mobil bagian belakang.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya penggerebekan tersebut.

Namun pihak keluarga kedua belah pihak ataupun warga setempat belum memasukkan laporan ke kepolisian dan diduga berujung damai.

Untuk link video lengkapnya klik di bawah ini.

https://www.instagram.com/reel/DOhq_QXAYzR/?igsh=MWkyazhxY21kbHU1ZQ==

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Desi Rabiati
#video tak senonoh #simeulue #penggerebekan #dunia maya #Pimpinan Pondok Pesantren #digrebek warga