RADAR BALI - Hujan lebat kembali mengguyur Denpasar pada Senin (15/9) sekitar pukul 07.30 WITA hingga pukul 09.45 WITA.
Hujan dengan volume tinggi tersebut menyusul hujan deras sebelumnya pada pukul 02.30 WITA yang terjadi di sekitar kawasan Abiansemal, Ubung, Mengwitani, dan Ubud.
Curah hujan yang tinggi tersebut membuat sejumlah wilayah di Denpasar kembali terendam air.
Selain itu, tinggi muka air di Tukad Badung dan Tukad Mati yang melintasi Kota Denpasar kembali meningkat.
Derasnya air dari Tukad Badung bahkan mampu melebihi Jembatan Gajah Mada di depan Pasar Kumbasari.
Sejumlah pengemudi terpaksa mendorong kendaraannya karena ketinggian air di atas jembatan itu mencapai 20-30 sentimeter.
Tingginya muka air Tukad Badung juga menyebabkan Jalan Taman Pancing di Pemogan kembali rata dengan jalan raya.
Tak hanya itu, genangan banjir juga merendam kawasan wisata Canggu yang lolos dari genangan banjir pada Rabu (12/9).
Genangan air yang berada di Gang Sri Kahyangan, kawasan Berawa, Tibubeneng, Badung, terpantau mencapai sekitar 1 meter.
Sejumlah kendaraan di depan Marcelin Spa terpantau terendam air setinggi pinggang orang dewasa.
Sejumlah pohon di Jalan Raya Kedampang di Kerobokan, tak jauh dari Mookiland Park Bali, terpantau roboh sehingga mengganggu pengendara jalan.
Genangan banjir setinggi 20 sentimeter juga terpantau di Jalan Subur, Monang Maning.
Sedangkan genangan setinggi 10 sentimeter terpantau terjadi di Jalan Gunung Rinjani, Tegal Kertha, Denpasar.
BMKG sebelumnya telah memperingatkan potensi hujan lebat di Denpasar, Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem, dan Klungkung pada Senin (15/9).
Hujan lebat di wilayah tersebut diperkirakan bertahan hingga Selasa (16/9).
Sedangkan peringatan angin kencang diberikan BMKG untuk wilayah Badung, Buleleng, Denpasar, Jembrana, Karangasem, Klungkung, dan Tabanan. ***
Editor : Ibnu Yunianto