RADAR BALI - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Bali sebagai salah satu daerah pusat pengembangan industri kreatif, terutama game, animasi, dan film.
Keputusan strategis ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 79 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 30 Juni 2025.
Perpres ini menempatkan Bali sebagai salah satu dari 15 provinsi prioritas yang menjadi fokus pengembangan industri kreatif digital di Tanah Air.
Dalam perpres disampaikan bahwa penguatan ekosistem aplikasi dan game bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Kontribusi produk domestik bruto dari industri kreatif di subsektor aplikasi dan game ditargetkan tumbuh menjadi 6,7 persen - 7,0 persen.
Nilai ekspor subsistem aplikasi dan game ditargetkan meningkat menjadi 6-10 persen. Sedangkan jumlah serapan tenaga kerja di subsektor ini ditargetkan mencapai 187 ribu orang.